Aplikasi Metode Multichannel Analysis Of Surface Wave (MASW) Sebagai Evaluasi Tapak Lokal Surabaya

Novien Ghoziana Indanartha, Dwa Desa Warnana, Amien Widodo
2018 Jurnal Geosaintek  
Abstrak. Keberadaan sesar aktif baribis-kendeng fold-thrust zone di Surabaya dapat berisiko menyebabkan adanya potensi gempa bumi. Mayoritas wilayahnya merupakan endapan aluvium. Tingkat kerusakan dan bahaya gempabumi sangat dipengaruhi oleh kondisi geologi lokal. Beberapa kasus gempabumi yang telah terjadi menunjukkan bahwa kerusakan lebih parah terjadi pada dataran alluvial dibandingkan dengan daerah perbukitan. Oleh sebab itu, diperlukan evaluasi tapak lokal yang merupakan upaya pengurangan
more » ... isiko bencana dengan menganalisis seluruh potensi bahaya pada suatu daerah secara lengkap. Evaluasi tapak lokal dilakukan dengan mengukur parameter dinamis tanah yang merupakan respon tanah terhadap gempa bumi yaitu kecepatan gelombang geser (Vs). Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui hasil pemodelan nilai Vs serta kondisi tapak lokal Surabaya. Penelitian dilakukan di 45 titik di surabaya dengan metode multichannel analysis of surface wave karena ketepatan dan resolusi yang tinggi pada struktur dekat permukaan. Penelitian ini menggunakan 24 geophone yang disusun memanjang dengan jarak 4 m dan jarak offset 5 m. Akuisisi dilakukan dengan 5 kali shot dan dilakukan dengan durasi stacking count 3 kali. Hasil penelitian menunjukkan bahwa nilai Vs30 Surabaya sebesar 176 m/s -294 m/s merupakan kategori kelas C dan D berdasarkan Eurocode8. Sebaran hasil pemodelan nilai Vs yang rendah yaitu 100-200 m/s mengalami penebalan dari arah Barat menuju ke Utara dan dari arah Timur ke Selatan menujukkan nilai Vs yang rendah pada kedalaman 0-30 m. Beradasarkan hasil pengolahan dapat ditarik kesimpulan bahwa mayoritas daerah Surabaya khususnya daerah Utara lebih berisiko terhadap efek gempa bumi. Abstract. The existence of an active baribical fault-kendeng fold-thrust zone in Surabaya can be at risk of causing potential earthquakes. The majority of its territory is alluvium deposits. The extent of damage and dangers of gempabumis is strongly influenced by local geological conditions. Several cases of earthquakes that have occurred show that more severe damage occurred in alluvial plains compared with hilly terrain. Therefore, it is necessary to evaluate the local site which is a disaster risk reduction effort by analyzing all potential hazards in a region completely. Local site evaluation is done by measuring soil dynamic parameters which is the earth response to the gempabumi that is the shear wave velocity (Vs). This study aims to determine the results of Vs value modeling and the local site conditions of Surabaya. The study was conducted at 45 points in Surabaya with multichannel analysis of surface wave method due to the high accuracy and resolution of the near surface structure. This study used 24 geophones arranged lengthwise with a distance of 4 m and a distance of 5 m offset. The acquisition was carried out with 5 shots and carried out with stacking count duration 3 times. The results showed that the value of Vs30 Surabaya of 176 m / s -294 m / s is class category C and D based on Eurocode8. Distribution of the result of modeling low Vs value that is 100-200 m / s experience thickening from west to north and from east to south indicate low Vs value at depth 0-30 m. Based on the results of processing can be drawn the conclusion that the majority of Surabaya area, especially the North area more risk to earthquake effect.
doi:10.12962/j25023659.v4i2.4296 fatcat:a4ek6w26cfd47awyldkwhiu5um