PENGEMBANGAN INSTRUMEN INTENSI PERILAKU PEDULI LINGKUNGAN PADA MAHASISWA

Dan Faktor -Faktor Pembentuknya, Hetti Rahmawati
unpublished
Abstrak: Faktor-faktor yang berpengaruh kuat terhadap intensi perilaku peduli lingkungan merupakan hal yang perlu ditelaah lebih dalam. Pengukuran terhadap faktor-faktor penentu intensi perilaku peduli lingkungan dalam penelitian ini meliputi pengukuran variabel sikap terhadap perilaku peduli lingkungan, norma subjektif, kendali perilaku yang dirasakan, norma personal. Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui validitas, reliabilitas, dan keterbacaan skala sikap terhadap perilaku peduli
more » ... an, skala norma subjektif, skala kendali perilaku yang dirasakan, skala norma personal dan skala intensi perilaku peduli lingkungan. Subjek ujicoba instrumen terdiri dari 60 mahasiswa di kota Malang. Tujuan kedua adalah mengetahui apakah butir-butir yang ada di dalam skala sudah sesuai dengan konstraknya melalui analisis faktor berdasarkan data dari 150 subjek mahasiswa di kota Malang, Surabaya, dan Yogyakarta. Hasil penelitian ini menunjukkan bahwa kelima skala memiliki validitas dan reliabilitas yang memenuhi syarat. Berdasarkan hasil penelitian ini juga diperoleh kesimpulan bahwa butir-butir di setiap skala sudah sesuai dengan konstrak masing-masing. reliabilitas yang memenuhi syarat. Kata-kata kunci : validitas, reliabilitas, pengukuran skala, intensi perilaku peduli lingkungan, sikap, norma subjektif, kendali perilaku yang dirasakan, norma personal, teori perilaku terencana, teori aktivasi norma Fenomena perubahan lingkungan merupakan persoalan yang membutuhkan pemikiran serius. Musibah banjir dan erosi akibat deforestation (penebangan hutan), krisis energi, polusi atas tanah, pertambahan jumlah penduduk, masalah pengangguran, lemahnya status pendidikan, masalah kesehatan air maupun udara, dan menurunnya kualitas hidup manusia, fenomena pemanasan global berdampak pada anomali iklim dan panas bumi yang ekstrim (Swim, dkk., 2011). Beberapa tindakan manusia telah membahayakan dan menimbulkan perubahan yang mengkhawatirkan bagi lingkungan. Manusia dalam kehidupannya berusaha mengubah kondisi lingkungan sesuai dengan keperluannya. Kegiatan ini memberikan kemungkinan besar mengganggu atau merusak komponen dan keseimbangan di dalam ekosistem. Kondisi krisis lingkungan global mendesak agenda solusi lebih terfokus pada target perilaku peduli lingkungan yang menjadi agenda dalam intervensi perubahan perilaku. Tantangan bagi keberlanjutan lingkungan sebenarnya adalah tantangan bagi perubahan perilaku manusia (Oskamp, 2000; Howard, 2000). Kesempatan ini memberikan tantangan pada psikologi sebagai ilmu perilaku, untuk lebih paham akan situasi kritis ini sebagai momentum mengembalikan jalan yang lebih berorientasi pada
fatcat:6mzowuoemfgq5m5mo5hkg23myy