ANALISIS DEBIT MAKSIMUM UNTUK PEMBUATAN PETA ALOKASI PENGGUNAAN AIR PERMUKAAN (STUDI KASUS : DAS KUPANG, JAWA TENGAH)

Jurnal Geodesi, Undip
2014 Jln. Prof. Soedarto, Tembalang   unpublished
Abstrak Perkembangan wilayah pada suatu daerah akan menyebabkan kebutuhan air terus meningkat seiring dengan laju pertumbuhan penduduk. Pemenuhan kebutuhan pangan dan aktivitas penduduk selalu erat kaitannya dengan kebutuhan akan air. Tuntutan tersebut tidak dapat dihindari, tetapi haruslah direncanakan pemanfaatannya sebaik mungkin. Kecenderungan yang sering terjadi adalah adanya ketidakseimbangan antara ketersediaan dan kebutuhan air. Untuk mencapai keseimbangan antara kebutuhan air dan
more » ... tuhan air dan ketersediaan air di masa mendatang, diperlukan upaya pengkajian komponen-komponen kebutuhan air, serta efisiensi penggunaan air. DAS Kupang mempunyai debit tertinggi pada bulan Januari yaitu sebesar 78,947 m 3 /detik dan debit terendah terjadi pada bulan Agustus yaitu sebesar 4,112 m 3 /detik dengan nilai ketersediaan air tertinggi pada bulan Januari yaitu sebesar 204.629.856,800 m 3 dan nilai ketersediaan air terendah terjadi pada bulan Agustus yaitu sebesar 10.657.759,680 m 3 dengan ketersediaan air total selama satu tahun sebesar 1.271.005.476 m 3. Kebutuhan air rata-rata bulanan wilayah DAS Kupang sebesar 7.746.367,172 m 3 meliputi kebutuhan air domestik dan non domestik sebesar 3.086.152,800 m 3 per bulan, kebutuhan air peternakan sebesar 54.213,648 m 3 per bulan, dan kebutuhan air untuk irigasi sebesar 4.294.918,080 m 3 per bulan dengan luas daerah irigasi seluas 1.744,20 Ha. Sedangkan kebutuhan air total wilayah DAS Kupang selama satu tahun sebesar 89.223.414,340 m 3. Kata kunci : DAS Kupang, Debit, Ketersediaan dan kebutuhan air. Abstract The development of the area would lead to high demand for water continues to increase in line with population growth rate. The fulfillment of food needs and activity inhabitant of always closely related to the need for water.These claims cannot be avoided, but should be used as best as possible planned. The common trend is the existence of an imbalance between the availability and high demand for water.To achieve the balance between the need for water and availability of water in the future, efforts are required for the assessment of the components of high demand for water, and the efficiency of water use. Kupang river has the highest discharge in January that amounted to 78,947 m 3 /s and the lowest discharge occurs in August, namely 4,112 m 3 /s is equal to the value of the highest water availability in January that amounted to 204.629.856,800 m 3 and the lowest water availability value occurred in August which amounted to 10.657.759,680 m 3 of water availability with total for a year of 1.271.005.476 m 3. High demand for water average monthly the region of Kupang river of 7.746.367,172 m 3 covering domestic needs of water and non domestic 3.086.152,800 m 3 per month, *) Penulis Penanggung Jawab
fatcat:lirji6vfhfacppz2p44nqcebpa