EVALUASI ESTETIKA AIR PANCURAN PADA TAMAN SUROPATI; SEMANTIC DIFFERENTIAL DAN SCENIC BEAUTY ESTIMATION

Nurjannah Hamdani, Studi Program, Fakultas Arsitektur, Matematika Tenik, Ilmu Dan, Alam Pengetahuan
unpublished
Abstrak. Garden andfountain elementhave important roleto be one of the landscape aestetic determinat. Fountain element gives aestetic value, improves the quality, andenhance the garden character. The shape of fountainalso influence the aestetic of garden and gives higher value to visual aestetic. To rate the aestetic beauty, this research method used Scenic Beauty Estimation (SBE) andSemantic Differential (SD) analysis. The aims of the researchare : 1) to observe and 2) to evaluate the visual
more » ... aluate the visual aestetic quality from different viewpoint of fountain in a garden. The result showed different viewpoint that influence the aestetic assessment of an object. From the eight (8) different viewpoints give different impression and also different aestetic score. Three (3) category are obtained SBE assessment are : 1) the highest score from photo 6 (score 70.657), 2)The medium score from photo 2 (score 42.328), and 3) the lowest score from photo 5 (score 43.819). From Semantic Differential, the lowest aestetic score also showed from photo 5 viewpoint.It showed the narrow, dark, disorientation, closed, vague, invisible, and random impression. It is matching with our expectation because the lowest SBE score also from landscape viewpoint of photo 5. PENDAHULUAN Taman merupakan ruang terbuka hijau yang berupa ruang publik yang ditata sedemikian rupa sehingga mempunyai keindahan dan kenyamanan bagi penggunan taman. Menurut (Djamal, 2005), taman adalah sebidang tanah terbuka dengan luasan tertentu di dalamnya ditanam pepohonan, perdu, semak dan rerumputan yang dapat dikombinasikan dengan bahan lainnya. Taman dapat dikreasi dengan desain air pancuran yang akan membuat taman lebih terlihata indah nyaman dan terasa lebih sejuk. Secara langsung dan tak langsung desain air pancuran mempengaruhi aktivitas pengunjung ke dalam taman. Kajian kualitas estetika pada elemen taman air pancuran perlu dilakukan untuk mengetahui persepsi dan preferensi kreasi masyarakat mengenai sudut pandang yang indah untuk melihat air pancuran yang berhubungan dengan karakter lingkungannya. Menurut (Nassar, 1988) dan (Simonds, 2006), estetika berkaitan erat dengan penilaian secara visual terhadap penampilan suatu objek berkaitan dengan segala sesuatu yang berhubungan dengan persepsi. Lanskap yang indah, menarik, dan serasi diperlukan untuk mencapai kenyamanan bagi penikmat visual taman air pancuran serta dapat menciptakan identitas kawasan. Menurut Nassar (1988), kualitas estetik suatu lanskap dapat memberikan suatu kepuasan tersendiri kepada individu dan secara tidak langsung dapat mempengaruhi perilaku manusia. Kajian kualitas etetika taman air pancuran diharapkan dapat mengetahui dan mendapat sudut yang tepat untuk menikmati keindahan visual air pancuran yang ada pada taman suropati dan dapat memberikan informasi terhadap estetika bagi penikmat visual lanskap. METODE Penelitian ini di lakukan terhadap lanskap Taman Suropati, Jakarta Pusat atas pertimbangan sebagai ruang publik. Objek penelitian adalah elemen air pancuran. Penelitian ini dilakukan
fatcat:be2v32hnibexffdqosx4t3enba