KAJIAN HAK KEKAYAAN INTELEKTUAL KARYA PERAJIN BATIK STUDI KASUS DI DESA WUKIRSARI IMOGIRI BANTUL

Setiati Widihastuti, Eny Kusdarini
unpublished
Abstrak: Kajian Hak Kekayaan Intelektual Karya Perajin Batik Studi Kasus di Desa Wukirsari Imogiri Bantul. Kajian ini bertujuan untuk mengetahui hak kekayaan intelektual yang dapat diberikan pada karya perajin batik Imogiri, kendala-kendala yang ditemukan dalam memberikan perlindungan hak kekayaan intelektual pada karya perajin batik Imogiri, serta usaha-usaha yang telah dilakukan untuk mengatasi kendala-kendala tersebut. Sebagai suatu penelitian deskriptif dengan pendekatan kualitatif,
more » ... kualitatif, wawancara, osbervasi, dan dokumentasi dipilih sebagai teknik pengumpulan data. Subjek penelitian berjumlah tujuh orang yang ditentukan dengan teknik snow ball. Analisis datanya berupa analisis domain, analisis taksonomis, analisis komponensial, dan analisis tema. Simpulan kajian ini adalah bahwa hak atas kekayaan intelektual (HKI) yang dapat dipergunakan untuk melindungi karya perajin batik Imogiri adalah: 1) hak cipta; 2) hak paten sederhana; 3) hak merek; dan 4) hak indikasi geografis. Adapun kendala dalam pemberian perlindungan HKI atas karya perajin batik Imogiri adalah: 1) terbatasnya pengetahuan dan pemahaman para perajin batik Imogiri tentang HKI; 2) kentalnya budaya kebersamaan membuat para perajin sangat sulit menerima konsep-konsep HKI yang menonjolkan hak-hak pribadi; 3) ketentuan-ketentuan dalam HKI yang bersifat komersial dan berorientasi pada keuntungan ekonomis tidak sesuai dengan nilai-nilai yang dimiliki para perajin; dan 4) mahalnya biaya dan sulitnya prosedur pengurusan HKI. Kata Kunci: Hak kekayaan inteletual, karya batik, perempuan perajin batik Abstract: Intellectual Property Assessment of Batik Artisans Works a Case Study in The Village of Wukirsari Imogiri Bantul. This study aimed to determine the intellectual property rights that can be granted on the work of batik artisans in Imogiri, to know constraints found in protecting intellectual property rights to the works of batik artisans in Imogiri, and to know the efforts that have been made to overcome these constraints. Descriptive study with a qualitative approach, interviews, osbervasi, and documentation selected as data collection techniques. Seven research subjects are determined by the snowball technique. The analysis of the data in the form of domain analysis, taxonomic analysis, komponensial analysis, and theme analysis. The conclusions of this study is that the intellectual property rights (IPR) which can be used to protect the work of batik artisans in Imogiri are: 1) copyright; 2) simple patent; 3) the right brand, and 4) geographical indication rights. The constraints in the provision of IPR protection over the work of batik artisans in Imogiri are: 1) lack of knowledge and understanding of the batik artisans in Imogiri on IPR; 2) the strong culture of togetherness makes it very difficult for artisans to accept IPR concepts that highlight the personal rights and 3) The IPR provisions in commercial and profit-oriented economic incompatible with the values held by artisans, and 4) the high cost and difficulty of obtaining IPR procedures.
fatcat:27w3tzaeyvfh3ayo7ndps6k5au