Resensi: Beyond Pluralism—Open Integrity as a Suitable Approach to Muslim-Christian Dialogue

Haleluya Timbo Hutabarat
2018 Gema Teologika  
Bagi akademisi dan praktisi lintas-agama, studi ini bukan sebuah studi yang sama sekali baru. Tiga sikap dalam interaksi dan dialog lintas-agama, yaitu: eksklusif, inklusif, dan pluralis, memang masih jauh dari sempurna. Oleh sebab itu, diskusi tentang pendekatan lain "setelah pluralisme" adalah kemungkinan-kemungkinan yang banyak dipergumulkan. Walau bukan hal baru, usulan penulis telah memberi salah satu solusi tambahan yang sederhana tetapi mengena untuk menutupi kendala yang selama ini
more » ... di. Usulan utama penulis, yang terwakili oleh kata integrity, adalah agar seseorang tidak malu atau merelatifkan iman dan tradisi sendiri saat berdialog. Usulan kedua dan tidak kalah penting, yang terwakilkan oleh kata open, adalah usulan agar jujur pada ketertutupan mental yang sering kali tidak diakui yang sering menjadi kendala yang sulit disingkirkan. Melihat dasar teorinya, * Universitas Kristen Duta Wacana.
doi:10.21460/gema.2018.31.368 fatcat:wksygipmnvhynplo4orxvgyfr4