PENERAPAN PAIKEM GEMBROT UNTUK MENIGNKATKAN HASIL BELAJAR SAINS DI SEKOLAH DASAR

Mulyani Sabihi
2019 Jurnal Basicedu  
Penerapan ini dilatarbelakangi dengan rendahnya hasil ulangan harian siswa pada pembelajaran sains yang pencapaiannya hanya 50% telah tuntas KKM, dengan nilai KKM 63. Selain itu dalam pembelajaran di kelas siswa cenderung pasif. Berdasrkan permasalahan tersebut, maka tujuan yang ingin dicapai adalah : memperoleh gambaran tentang perencanaan, pelaksanaan pembelajaran, dan peningkatan hasil belajar melalui penerapan PAIKEM Gembrot di kelas II SD Negeri Manggarai 09 Pagi Kecamatan Tebet Jakarta
more » ... atan. Metode yang digunakan dalam penelitian ini adalah peneltiian Tindakan Kelas (PTK) yang mengadaptasi dalam penelitian ini adalah model Kemmis & Mc. Taggart dengan tiga siklus. Subjek Penelitian ini adalah siswa kelas II semester II SD Negeri Manggarai 09 Kecematan Tebet JakartaSelatan berjumlah 20 orang. Hasil penelitian dengan penerapan PAIKEM GEMBROT menunjukkan adanya peningkatan proses pembelajaran, terlihat siswa sangat senang dan aktif dalam berpartisipasi dalam pembelajaran. Demikian pula perolehan hasil belajar siswa mengalami peningkatan pada siklus I pertemuan I diperoleh hasil 5% siswa pada kategori buruk (< 29), 20% siswa masih berada pada kategori "kurang" (30-49), 40% kategori "cukup" (50-69), 35% pada kategori "baik" (70-89), dan 0% pada kategori "baik sekali" (>90), siklus I pertemuan 2 diperoleh hasil 5% siswa pada kategori buruk (<29), 20% siswa masih berada pada kategori "kurang" (30-49), 30% kategori "cukup" (50-69), 30% pada kategori "baik" (70-89), dan sisanya 15% pada kategori "baik sekali" (>90). Siklus II pertemuan I diperoleh hasil 10% siswa berada pada kategori "kurang" (30-49), 20% kategori "cukup" (50-69), 50% pada kategori "baik" (70-89), dan sisanya 20% pada kategori "baik sekali" (>90). Sedangkan pada siklus II pertemuan 2 peneliti memperoleh hasil 0% siswa pada ketegori buruk (<29), 5% siswa masih berada pada kategori "kurang" (30-49), 25% kategori "cukup" (50-69), 30% pada kategori "baik" (70-89), dan sisanya 40% pada kategori "baik sekali" (>90). Dengan analisis data tersebut, maka dapat disimpulkan bahwa penerapan PAIKEM GEMBROT dapat dijadikan alternative pembelajaran untuk meningkatkan hasil belajar siswa.
doi:10.31004/basicedu.v3i4.271 fatcat:f5o3zxtxz5duxmutld5axnqxiq