PENERAPAN MODEL PEMBELAJARAN TSTS UNTUK MENINGKATKAN KEMAMPUAN BERBICARA

Ida Made, Wedasuwari Program, Studi Pendidikan Bahasa, Sastra Indonesia, Fakultas Keguruan, Ilmu Pendidikan
unpublished
ABSTRAK Penelitian ini bertujuan untuk meningkatkan kemampuan berbicara mahasiswa semester II A Prodi Pendidikan Bahasa dan Sastra Indonesia FKIP Unmas Denpasar dengan menggunakan model pembelajaran Two Stay Two Stray (TSTS) dan untuk mengetahui respon mahasiswa terhadap penerapan model pembelajaran ini. Beberapa teori yang digunakan dalam penelitian ini adalah : (1) pengertian berbicara, (2) tahapan-tahapan kegiatan berbicara, (3) faktor penunjang kegiatan berbicara, (4) pengertian model
more » ... gertian model pembelajaran Two Stay Two Stray, (5) langkah-langkah model pembelajaran Two Stay Two Stray, dan (6) kelebihan dan kelemahan model pembelajaran Two Stay Two Stray. Subjek dalam penelitian ini adalah mahasiswa semester II A Prodi Pendidikan Bahasa dan Sastra Indonesia FKIP Unmas Denpasar, yang berjumlah 25 orang. Penelitian ini merupakan penelitian tindakan kelas, dimana prosedur yang digunakan terdiri dari perencanaan, pelaksanaan (tindakan), evaluasi (observasi), dan refleksi. Metode pengumpulan data yang digunakan adalah metode tes unjuk, observasi, dan kuesioner. Data hasil kemampuan berbicara mahasiswa dianalisis dengan metode analisis deskriptif. Hasil analisis data menunjukkan adanya peningkatan dari nilai rata-rata 65,72 pada pra siklus dan 77,20 pada siklus I menjadi 85,32 pada siklus II. Respon yang positif ditunjukkan oleh mahasiswa dalam penerapan model pembelajaran Two Stay Two Stray (TSTS) ini. Berdasarkan hasil analisis tersebut, penerapan model pembelajaran Two Stay Two Stray (TSTS) dapat digunakan untuk meningkatkan kemampuan berbicara mahasiswa. Kata Kunci : Kemampuan Berbicara, Model Pembelajaran Two Stay Two Stray. ABSTRACT This study aims to improve the speaking ability of the second semester students of Indonesian Language and Literature Study Program, Faculty of Teacher Training and Education Mahasaraswati Denpasar University by using a learning model Two Stay Two Stray (TSTS) and to evaluate the response of students toward the application of this model. Several theories were used in this study are: (1) definition of speaking, (2) steps of the speaking activities, (3) the factors supporting the speaking activities, (4) definition of the learning model Two Stay Two Stray, (5) steps in Two Stay Two Stray learning model, and (6) the strengths and weaknesses of the learning model Two Stay Two Stray. The subjects under study were the second semester students of A Class, Indonesian Language and Literature Study Program, Faculty of Teacher Training and Education Mahasaraswati Denpasar University, in which the total of the subjects was 25 people. This study is a class action reseach, in which the procedure used consists of planning, action, evaluation (observation), and
fatcat:fohuczsdrza63ncmasbqs35eja