PENGARUH FORMASI PENYIMPANAN METODE VOLUME BASED TERHADAP UNJUK KERJA STRATEGY ROUTING ORDER PICKING

Azan Januari
unpublished
Abstrak-Pergudangan dalam dunia industri telah menjadi salah satu yang memegang peranan penting dalam rantai pasok, sehingga diperlukan manajemen khusus dalam penekanan biaya pada pergudangan ini, dikatakan bahwa 55% biaya dari seluruh aktivitas pergudangan ialah biaya mengambil (picking). Hal ini dikarenakan pada proses mengambil (picking) dilakukan secara terus-menerus sehingga biaya angkut produk saat mengambil akan terus bertambah. Hal yang paling mempengaruhi aktivitas order picking ialan
more » ... rder picking ialan waktu perjalanan yakni sebanyak 50% dibandingakn waktu akativitas lain dalam proses order picking, dengan demikian biaya mengambil (picking) akan lebih mahal jika letak penyimpanan dan rute pengambilan produk dilakukan dengan tidak efisien. Eksperimen yang dilakukan menggunakan model simulasi. Simulasi ini ialah simulasi sistem pergudangan lebih khususnya pada aktivitas saat pengambilan barang dalam gudang (order picking) yang dilakukan menggunakan alat bantu simulasi netlogo. Pengujian eksperimen dilakukan dengan menggunakan 2 strategy routing order picking yaitu S-Shape, dan return terhadap tiap formasi penyimpanan dari metode volume-based, dari hasil pengujian ini akan menghasilkan perbandingan berupa strategy yang paling optimal dari berbagai formasi penyimpanan tersebut. Pengaruh jarak formasi penyimpanan volume-based terhadap jarak tempuh pengambilan rata-rata menggunakan strategy routing order picking cukup besar, seperti contoh pada strategy S-shape dengan formasi penyimpanan diagonal memiliki jarak tempuh 172,29 sedangkan dengan menggunakan strategy return pada formassi yang sama sebesar 189,02 hal ini menunjukan bahwa terdapat pengaruh yang cukup besar terhadap selisih jarak tempuh routing order picking yaitu sebesar 16,73. Hal ini dikatakan berpengaruh cukup besar dikarenakan dalam proses mengambil dilakukan secara terus-menerus sehingga apabila pemilihan strategy pada formasi penyimpanan tidak tepat, maka akan terus-menerus menambah selisih jarak perjalanan tersebut. Kata kunci: order picking, formasi penyimpanan volume-based, strategy routing order picking, simulasi netlogo. 1. Pendahuluan Dalam era perindustrian yang semakin berkembang pesat saat ini, setiap perusahaan saling berlomba dalam meminimalkan ongkos dan memaksimalkan keuntungan. Setiap perusahaan memiliki caranya tersendiri dalam mengoptimalkan ongkos oprasionalnya, salah satu yang sering dilakukan ialah pengoptimalan biaya di gudang penyimpanan produk. Pergudangan dalam dunia industri juga telah menjadi salah satu yang memegang peranan penting dalam rantai pasok, namun tidak sedikit dari perusahaan mengabaikan peran gudang itu sendiri, padahal apabila gudang dikelola dengan baik maka akan sangat memberi keuntungan tersendiri bagi perusahaan, lewat penghematan biaya dari aktivitas-aktivitas gudang yang tidak efisien. Umumnya, aktivitas gudang terdiri dari aktivitas penerimaan (receiving), penyimpanaan (storage), mengambil (picking), kemas (packing) dan pengiriman (shipping) dari kelima proses operasi gudang tersebut yang memiliki biaya yang paling mahal ialah pada aktivitas mengambil (picking) tercatat pada study Tompkins et al. (1996) dalam Roodbergen, K. (2001) yang menyatakan bahwa 55% biaya dari seluruh aktivitas pergudangan ialah biaya mengambil (picking). Hal ini dikarenakan pada proses mengambil (picking) dilakukan secara terus-menerus sehingga biaya angkut produk saat mengambil akan terus bertambah. Biaya mengambil (picking) akan lebih mahal jika letak penyimpanan dan rute pengambilan produk dilakukan dengan tidak efisien. Sebuah study di United Kingdom pada tahun 1988 menyatakan bahwa yang paling mempengaruhi aktivitas order picking ialan waktu perjalanan yakni sebanyak 50% dibandingkan waktu akativitas lain dalam proses order picking. Aktivitas order picking adalah aktivitas pengambilan produk yang diawali dengan proses identifikasi produk yang akan diambil, proses identifikasi ini biasa dilakukan denagan membaca list produk atau kanban produk, kemudian pekerja yang bertugas mengambil produk
fatcat:22ghvtw6yrgsbj5h7mnnegvwgq