PENGARUH PERUBAHAN HARGA LADA PUTIH TERHADAP KESEJAHTERAAN MASYARAKAT DI KECAMATAN JEBUS KABUPATEN BANGKA BARAT

Ilham Nurllah, Jaya Iswari
2019 MIMBAR AGRIBISNIS Jurnal Pemikiran Masyarakat Ilmiah Berwawasan Agribisnis  
ABSTRAK Lada putih atau merica (piper nigrum L.) merupakan tanaman rempah-rempah dari komoditas perkebunan khas Bangka Belitung, salah satunya yang dikembangkan di Kecamatan Jebus Kabupaten Bangka Barat yang dianggap sebagai perkebunan rakyat oleh petani. Penurunan harga lada putih yang cukup drastis di tingkat petani menjadi persoalan sosial dalam bidang ekonomi yang berimplikasi kepada persoalan penurunan produktivitas. Ditambah karakteristik dari petani lada ini rata-rata hanya memiliki
more » ... at pendidikan yang sangat rendah, serta pengetahuan bercocok tanamnya yang hanya didapatkan dari hasil pengalaman turun-temurun. Metode penelitian yang digunakan yaitu metode kualitatif (naturalistik) bersifat natural dengan melakukan wawancara langsung terhadap objek yang diteliti. Analisis ini merupakan interprestasi data serta pengolahan data yang sudah dilaksanakan dengan memberi keterangan dan penjelasan dari objek tersebut. Hasil penelitian menunjukan bahwa sistem penanaman, sistem perawatan dan sistem sosial ekonomi petani yang tidak seimbang dengan sistem produksi dan produktivitas. Tingkat signifikasi tentang perbedaan tersebut secara signifikan menunjukan kurangnya kesejahteraan ekonomi masyarakat khususnya petani lada. Oleh sebab itu, rekayasa sosial (kelembagan) tentang lemahnya persaingan lada di pasar dunia tidak hanya berdampak kepada devisa negara, tetapi juga sangat berdampak kepada para petani khususnya di Kecamatan Jebus ini yang sudah banyak beralih profesi. ABSTRACT White pepper or pepper (piper nigrum L.) is a spice plant from plantation commodities typical of Bangka Belitung, one of which is developed in Jebus District, West Bangka Regency which is considered a smallholder plantation by farmers. The dramatic decline in the price of white pepper at the farm level has become a social problem in the economic field which has implications for the problem of decreasing productivity. Plus the characteristics of these pepper farmers only have very low education levels, and their farming knowledge is only obtained from the results of hereditary experiences. The research method used is a qualitative (naturalistic) method that is natural by conducting direct interviews with the object under study. This analysis is the interpretation of data and data processing that has been carried out by giving information and explanation of the object. The results of the study show that the planting system, care system and socio-economic system of farmers are not balanced with the production system and productivity. Significant level of these differences significantly indicates a lack of economic welfare of the community, especially pepper farmers. Therefore social engineering (institutionalization) about the weakness of pepper competition in the world market not only has an impact on foreign exchange, but also greatly affects the farmers, especially in Jebus Subdistrict who have switched professions.
doi:10.25157/ma.v5i2.2112 fatcat:osmjzsxiiveazjbo47ds264dxq