Journal of Physical Education and Sports EVALUASI PROGRAM PADA KLUB BOLA VOLI KIJANG DI KOTA GORONTALO Evaluation, Development Program of Volleyball Club

Rosbin Pakaya, Tandiyo Rahayu, Soegiyanto Ks, Info Artikel, Alamat, Kampus Unnes, Bendan Ngisor, Semarang
2012 JPES   unpublished
Abstrak Suatu proses pembinaan yang terencana, terarah, sistematis dan berkesinambungan merupakan suatu langkah untuk mencapai prestasi puncak atlet. Keberadaan klub bolavoli di kota Gorontalo sebagai salah satu wadah pembinaan dan penyelenggaraan pelatihan atlet untuk mencapai prestasi. Penelitian ini bertujuan untuk mengevaluasi yang meliputi Context, Input, Prosess, Product dari program pembinaan olahraga bolavoli di kota Gorontalo. Penelitian evaluasi program ini menggunakan model CIPP
more » ... kan model CIPP (context, input, proses dan product). Subyek penelitian meliputi pengurus, pelatih, atlet, orang tua atlet, masyarakat sekitar klub. Teknik pengambilan data melalui 3 cara yaitu dengan 1) wawancara, 2) observasi, dan 3) dokumentasi. Sumber data yang di teliti adalah klub bolavoli Kijang kota Gorontalo. Teknik analisis yang digunakan adalah analisis deskriptif. Klub bolavoli Kijang yang diteliti dapat disimpulkan bahwa hasil Context, Input, Process, dan Product sebagai berikut, Context yang dijalankan oleh klub bolavoli Kijang berjalan relatif baik. Sedangkan untuk tahap Input secara objektif dari klub bolavoli Kijang memiliki derajat ketercapaian yang baik juga terutama dalam seleksi/rekruitmen atlet juga pelatih dan asistennya. Untuk kelayakan sarana dan prasarana sabagai bagian input yang menjadi instrumen penting dalam penelitian tersebut memang kurang memadai di klub bolavoli Kijang yang diteliti. Sarana dan prasarana seperti tempat latihan kurang mendapat proporsi sedangkan untuk alat berlatih cukup mendapat proporsi yang memadai. Pada Tahap Process secara objektif klub bolavoli Kjang sudah memiliki derajat ketercapaian yang baik terutama pada pelaksanaan program latihan, aspek koordinasi sudah cukup baik sedangkan kesejahteraan dan transportasi masih sangat kurang. Sedangkan untuk tahap Product yang terdiri dari hasil program pembinaan dan prestasi daerah serta regional sudah cukup baik namun pada aspek prestasi nasional dan internasional masih sangat kurang. Simpulan diatas dapat disarankan sebagai berikut : 1) Dukungan dalam pengembangan pembinaan klub bolavoli di kota Gorontalo perlu lebih ditingkatkan terutama dukungan pemerintah. 2) Pemerintah hendaknya lebih fokus memberikan bantuan dalam peningkatan cabang olahraga dan hendaknya tidak terfokus pada cabang olahaga tertentu saja sehingga dapat menimbulkan ketidakseimbangan antara cabang olahraga yang ada. 3) Pemerintah perlu memberikan biaya transportasi apabila belum mampu menyediakan kenderaan operasional untuk pelatih, asisten pelatih dan atlet ke tempat latihan dan kegiatan lainnya. Kesejahteraan para pelatih, asisten pelatih, atlet maupun tenaga penunjang perlu ditingkatkan karena selama ini Sumber Daya Manusia di klub Kijang hanya berharap dari bonus hasil kejuaraan. 4) Target perlu ditingkatkan, terutama target prestasi Nasional, Asean, dan Asia. Abstract Coaching process is planned, purposeful, systematic and sustainable manner are steps to achieve peak performance athletes. The existence of volley ball club in Gorontalo city as the place for coach and organize the athletes training for achievement. This study aims to evaluate which includes the context, input, process and product of volley ball coaching program in Gorontalo city. This program employs a model of CIPP (context, input, process, and product). The study subjects include administrators, coaches, athletes, athletes' parents, people around the club. Techniques of data retrieval through three ways: 1) interviews, 2) observation, and 3) documentation. Sources of data is the Kijang volley Ball club of Gorontalo City. Analysis technique used is descriptive analysis. The results of Kijang volley ball club study are classified into Context, Input, Process, and Product. The context runs relatively good. As for the input stage objectively has a good degree of achievement as well, especially in the selection/recruitment of athletes and coach assistants. However, the infrastructure feasibility which becomes an important instrument in the study was inadequate because they are lack on proportions. On the other hand, training places for practicing instrument are sufficiently adequate. At the process stage, objectively, Kijang volleyball club has good achievement degree especially in the execution of training programs, coordination aspect is quite good while welfare and transportation are very inadequate. And at the product stage of the coaching program, local and regional achievement are quite good but for national and international aspect of achievement are still very inadequate. From the explanation above, it can be suggested as follows: 1) The support for coaching development of volley ball club in Gorontalo city should be improved especially from the government support. 2) The government should focus more on providing assistance in improving all kind of sports and should not be focused on specific branch of sport in order to create a balance among the existing sports. 3) The government needs to provide operational vehicle for coaches, coach assistants and athletes to reach training facilities and other activities. In addition, welfare of the coaches, coach assistants, athletes and support personnel need to be increased both in number time of receipt. 4) The targets need to be improved, especially the achievement of national targets, ASEAN, and Asia
fatcat:e3ynwreljrellpvse5bqowpjni