STUDI IKONOLOGI PANOFSKY PADA ARSITEKTUR DAN INTERIOR GEREJA KATOLIK INKULTURATIF PANGURURAN

Ronald Hasudungan Irianto Sitindjak
2013 Dimensi Interior  
Vihara Avalokitesvara Pamekasan, Madura merupakan Vihara yang dibangun pada 300 tahun yang lalu. Vihara ini merupakan peninggalan kerajaan Majapahit yang berhasil bertahan hingga hari ini dan menjadi salah satu Vihara yang megah di Indonesia. Hal yang menarik dari Vihara ini adalah bahwa Vihara ini bukan hanya menjadi tempat ibadah bagi pemeluk agama Buddha, Khonghucu, maupun Tao tetapi juga menjadi tempat ibadah bagi pemeluk agama Islam dan Hindu. Perkembangan Vihara ini menjadikan Vihara ini
more » ... jadikan Vihara ini menarik untuk dikaji makna-makna ornamen yang terkandung didalamnya. Untuk mengkaji pemaknaanya digunakan metode studi ikonologi yang dikemukakan oleh Panofsky. Metode ini dilakukan dengan tahapan deskripsi pra ikonografi, tahapan analisis ikonografi dan tahapan interpretasi ikonologi. Tahap pra-ikonografi dilakukan sebagai langkah awal untuk menemukan makna primer. Sedangkan tahap ikonografi dilakukan sebagai langkah lanjutan untuk menemukan makna sekunder dan tahap interpretasi ikonologi untuk menemukan makna intrinsic. Makna primer yang dihasilkan dari tahap pra-ikonografi menunjukkan wujud dari ragam hias ornamen pada interior Vihara Avalokitesvara. Adapun tahap ikonografi menghasilkan makna sekunder yang menunjukkan bahwa makna ragam hias ornamen pada interior Vihara mengandung makna filosofis kebudayaan China dan ajaran Buddha. Selanjutnya makna bangunan diinterpretasikan berdasarkan kondisi politik, sosial, dan budaya Indonesia selama orde lama hingga saat ini. Kata Kunci: ikonografi, interior, ornamen, Panofsky. ABSTRACT Vihara Avalokitesvara Pamekasan, Madura is a monastery built in 300 years ago. This monastery is a relic of the Majapahit kingdom that has survived to this day and become one of the magnificent temples in Indonesia. The interesting thing about this monastery is that this temple is not only a place of worship for Buddhists, Confucians, or Taoists but also a place of worshi p for Muslims and Hindus. The development of this monastery makes the Vihara interesting to study the meaning of the ornaments contained therein. To study the use of the method of astronomical studies proposed by Panofsky. This method is done by the description stages of pre-iconography, the stages of iconographic analysis and the stages of iconological interpretation. The preiconography stage is performed as a first step to finding the primary meaning. The second stage is to find the meaning of secondary and the stage of iconological interpretation to find intrinsic meaning. The primary meani ng resulting from the preiconography stage shows the form of decorative ornaments in the interior of Avalokitesvara Vihara. The iconography stage produces a secondary meaning indicating that the meaning of decorative ornaments on the interior of the Templ e contains the philosophical meaning of Chinese culture and Buddhism. Furthermore, the meaning of the building is interpreted based on the political, social, and cultural conditions of Indonesia during the old order to the present.
doi:10.9744/interior.9.2.119-136 fatcat:hqdlicmbd5cr5i6yhg554vjsqm