Analisis Penatalaksanaan Fluor Albus Pada Remaja Putri Kelas X Di MA Al-Fatimah Bojonegoro Tahun 2016

Fela Putri Hariastuti, Andin Ajeng Rahmawati
2020 Jurnal ilmu kesehatan Makia  
ABSTRAK Masa remaja mengalami perkembangan fisiologis, psikososial, kognitif, moral dan perkembangan seksual. Perubahan fisiologis pada masa remaja merupakan hasil aktivitas hormonal dibawah pengaruh sistem saraf pusat. Menarche pada umumnya menjadi masalah bagi remaja, hal ini terjadi karena remaja masih belum tahu tentang apa itu menstruasi dan bagaimana menanganinya, sehingga kebersihan daerah genetalia tidak terjaga dan dapat menimbulkan terjadinya keputihan (Soetjiningsih, 2007).
more » ... h, 2007). Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui penatalaksanaan flour albus pada remaja putri kelas X di SMA AL-Fatimah Bojonegoro tahun 2016. Jenis penelitian ini adalah kualitatif yaitu penelitian expose facto (mengungkap fakta) dengan pendekatan pengukuran secara langsung dengan menggunakan data primer. Subjek penelitian semua remaja putri kelas X yang mengalami keputihan di MA AL- Fatimah Kecamatan Bojonegoro Kabupaten Bojonegoro tahun 2016 yang berjumlah 30 responden. Hasil penelitian yang didapatkan sebanyak 25 responden remaja putri sudah bisa melaksanakan penatalaksanaan pada flour albus. Kata Kunci : flour albus, remaja putri ABSTRACT Adolescence develops physiological, psychosocial, cognitive, moral and sexual development. Physiological changes in adolescence are the result of hormonal activity under the influence of the central nervous system. Menarche is generally a problem for teenagers, this is because teenagers still do not know what menstruation is and how to handle it, so that the cleanliness of the genetalia area is not maintained and can lead to whitish (Soetjiningsih, 2007).This study aims to determine the management of flour albus in adolescent girls of class X in SMA AL-Fatimah Bojonegoro in 2016. The type of this research is qualitative research that is expose facto (revealing fact) with approach of measurement directly by using primary data. Research subjects of all teenage girls of class X who experienced whiteness in MA Al-Fatimah Bojonegoro District Bojonegoro District in 2016, amounting to 30 respondents.The results obtained as many as 25 female teenage respondents have been able to implement management on flour albus. Keywords: flour albus, young women
doi:10.37413/jmakia.v7i1.42 fatcat:uqvscc4kyveizj3hmbrvc7krei