MODIFIKASI WAKTU AGING DAN KONSENTRASI KITOSAN PADA ENKAPSULASI MIKROKAPSUL SILIKA-CHLORHEXIDINE 2% UNTUK APLIKASI DRUG DELIVERY ROOT CANAL TREATMENT

Denny Nurdin, Enggar Dwi Kusuma, Bambang Sunendar Purwasasmita
2014 Jurnal Teknologi Bahan dan Barang Teknik  
Perkembangan kehidupan manusia telah menuntut ilmu pengetahuan dan teknologi untuk menemukan cara terbaru bagi perawatan kesehatan dan teknik penyaluran obat. Silika sebagai sumber daya mineral terbesar di Indonesia bahkan di dunia berpotensi sebagai metal yg dapat menyalurkan zat aktif ke dalam tubuh tanpa batasan efektivitas karena pengaruh suhu ataupun kestabilan kimia bahan itu sendiri. Pada penelitian ini dilakukan enkapsulasi zat aktif chlorhexidine 2% melalui proses Stober agar partikel
more » ... ober agar partikel yang dihasilkan berbentuk spherical dengan ukuran yang dapat dikontrol dan terdispersi secara merata. Sodium silikat digunakan sebagai precursor. Mikrokapsul yang dihasilkan ditujukan untuk perawatan saluran akar gigi. Proses Stober dilakukan dengan variansi waktu aging dan konsentrasi kitosan sebagai dispersan untuk mengontrol ukuran partikel. Waktu aging bervariasi mulai 72 jam, 36 jam, 24 jam, 8 jam, dan 4 jam. Dari variasi waktu aging, mikrokapsul terbaik akan dilakukan impregnasi chlorhexidine 2% dan dienkapsulasi dengan 6% kitosan dan 2% alginat sehingga didapatkan mikrokapsul dengan ukuran kurang dari 1 µm. Pada hasil sintesis kemudian dilakukan karakterisasi SEM, dan FTIR. Melalui UV-Vis diketahui waktu aktifdari zat aktif bertambah 40 menit dengan enkapsulasi.Kata kunci: drug delivery system, proses stober, enkapsulasi, silika
doi:10.37209/jtbbt.v4i2.47 fatcat:b3fo3bq7uffijaz7zt4pnqeqpi