Difusi Inovasi Pelayanan Program Angkutan Sekolah Gratis (ASG) di Kota Madiun

Merinda Ulfatiyana
2021 JAP (Jurnal Administrasi Publik)  
ABSTRAK Dominasi penggunaan kendaraan pribadi di Kota Madiun seringkali menyebabkan kemacetan khususnya pada kawasan pendidikan di jam-jam sibuk dan menyebabkan kecelakaan lalu lintas khususnya banyak terjadi pada pelajar yang belum memiliki Surat Ijin Mengemudi (SIM) mengendarai kendaraan pribadi ke sekolah. Di Jawa Timur tingkat laka lantas dan pelanggaran sering terjadi di Kota Madiun, kemudian disusul di wilayah Jember, Jombang. Pemerintah Kota Madiun melalui Dinas Perhubungan Kota Madiun
more » ... ungan Kota Madiun meluncurkan program Angkutan Sekolah Gratis untuk menekan angka kecelakaan dan pelanggaran lalu lintas oleh pelajar. Program Angkutan Sekolah Gratis merupakan sebuah inovasi baru dari Dinas Perhubungan Kota Madiun dalam memberikan layanan transportasi sekolah gratis bagi pelajar. Oleh karena itu perlu difusi inovasi atau proses penyebaran inovasi supaya masyarakat mengetahui adanya Program Angkutan Sekolah Gratis. Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui difusi inovasi pelayanan Program Angkutan Sekolah Gratis di Kota Madiun menggunakan 4 (empat) elemen penting difusi inovasi oleh Rogers. Jenis penelitian yang digunakan adalah metode penelitian deskriptif kualitatif. Teknik pengumpulan data yang digunakan adalah observasi, wawancara terstruktur dan dokumentasi, serta sumber data terdiri dari informan dan dokumentasi. Hasil penelitian menunjukkan bahwa difusi inovasi pelayanan Program Angkutan Sekolah Gratis (ASG) di Kota Madiun berjalan cukup baik dan sesuai dengan standar pelayanan publik. Kata Kunci: Difusi inovasi, pelayanan publik ABSTRACT The dominance of the use of private vehicles in Madiun often causes traffic jams, especially in the education area at the rush hour. In line with this situation, traffic accidents often occurred especially on a particular lot of students who do not have a driver's license but already drive private vehicles to school. In East Java, the level of traffic accidents and traffic violations are highest in Madiun City, followed by Jember, Jombang. The municipal government of madiun through the department of transportation launched a free school transportation program to suppress accident rates and traffic infraction by students. Free School Transportation Program is an innovation from Madiun City Transportation Agency to provide free school transportation services for students. Therefore, diffusion of innovation or the process of spreading innovation is necessary to raise people's awareness of the Free School Transportation Program. This study aims to determine the diffusion of service innovation for the Free School Transportation Program in Madiun City using 4 (four) important elements of diffusion of innovation by Rogers. The research method is descriptive qualitative method. This research uses in observation, depth interview, and documentation as the data gathering technique, with data sources are informers and documentation. The results of this study indicate that the diffusion of service innovation for the Free School Transportation Program in Madiun City is running quite well and suitable to public service standards.
doi:10.31506/jap.v11i2.9323 fatcat:46sju3qsvjgf7ci3cad7nrfoaq