Proses Penyembuhan Luka Ditinjau dari Aspek Mekanisme Seluler dan Molekuler

Nova Primadina, Achmad Basori, David S Perdanakusuma
2019 Qanun Medika: Jurnal Kedokteran Fakultas Kedokteran Universitas Muhammadiyah Surabaya  
Wound is the discontinue of the anatomical structure of the body tissue, the healing phase consists of 3 stages, they are the inflammatory phase, which is divided into early inflammation, and late inflammation that occurs from day 0 to day 5 after injury. The Proliferation phase, which includes three main processes, namely: Neoangiogenesis, fibroblast formation and re-epithelialization, occurs from day 3 to day 21 after injury. Maturation phase occurs from day 21 to 1 year after injury which
more » ... ter injury which aims to maximize the strength and structural integrity of new tissue fillings, epithelial growth and scar tissue formation. These three phases influence each other and many cells and cytokines play a role in each phase. The amount of research on the wound healing process to achieve satisfactory results with a shorter time than the nominal phase results in a theory of the process of wound healing that is increasingly detailed which will be explained from the aspects of cellular and molecular mechanisms. Keywords : wound healing, wound healing process, wound healing mechanism, cellular mechanism of wound healing, molecular mechanism of wound healing Correspondence to : novaprimadina@fk.um-surabaya.ac.id ABSTRAK Luka adalah terputusnya kontinuitas struktur anatomi jaringan tubuh, dimana fase penyembuhannya terdiri dari 3 tahap yaitu Fase Inflamasi yang dibagi menjadi early inflammation (Fase haemostasis), dan late inflammation yang terjadi sejak hari ke 0 sampai hari ke 5 pasca terluka. Fase Proliferasi, yang meliputi tiga proses utama yakni: Neoangiogenesis, pembentukan fibroblast dan re-epitelisasi, terjadi dari hari ke-3 sampai hari ke-21 pasca terluka. Fase Maturasi terjadi mulai hari ke-21 sampai 1 tahun pasca luka.yang bertujuan untuk memaksimalkan kekuatan dan integritas struktural jaringan baru pengisi luka, pertumbuhan epitel dan pembentukan jaringan parut. Ketiga fase ini saling mempengaruhi satu sama lain dan banyak sel dan sitokin yang berperan didalam setiap fase. Banyaknya penelitian tentang proses penyembuhan luka untuk mencapai hasil yang memuaskan dengan waktu yang lebih singkat dari fase nomal menghasilkan teori proses penyembuhan luka yang semakin detail yang akan dijelaskan dari aspek mekanisme seluler dan molekuler. halaman Kata kunci : penyembuhan luka, proses penyembuhan luka, mekanisme penyembuhan luka, mekanisme seluler penyembuhan luka, mekanisme molekuler penyembuhan luka Korespondensi : novaprimadina@fk.um-surabaya.ac.id PENDAHULUAN Luka adalah terputusnya kontinuitas struktur anatomi jaringan tubuh yang bervariasi mulai dari yang paling sederhana seperti lapisan epitel dari kulit, sampai lapisan yang lebih dalam seperti jaringan subkutis, lemak dan otot bahkan tulang beserta struktur lainnya seperti tendon, pembuluh darah dan syaraf, sebagai akibat dari trauma atau ruda paksa atau trauma dari luar.(T Velnar, 2009) . Pada tahun 2009 MedMarket Diligence, sebuah asosiasi luka di Amerika melakukan penelitian tentang insiden luka di dunia berdasarkan etiologi penyakit. Diperoleh data sebagai berikut (Driscoll, 2014):
doi:10.30651/jqm.v3i1.2198 fatcat:xebmqoxqybfktgcd34azextubi