PEMANFAATAN SOSIAL MEDIA DALAM PENYULUHAN PERTANIAN DAN PERIKANAN DI INDONESIA

Kadhung Prayoga
2017 Agriekonomika  
<p><strong>ABSTRAK</strong></p><p>Pertukaran informasi menjadi masalah yang mendapat sorotan dalam kegiatan penyuluhan pertanian dan perikanan. Banyaknya jumlah petani, nelayan dan sedikitnya jumlah penyuluh membuat pertukaran informasi diantara keduanya menjadi tidak optimal. Upaya dalam meminimalisir hal tersebut adalah dengan memanfaatkan teknologi informasi seperti sosial media sebagai media penyuluhan. Sehingga, paper ini bertujuan untuk mengetahui bagaimana pelaksanaan penyuluhan yang
more » ... penyuluhan yang memanfaatkan sosial media ini lewat sebuah studi literature terhadap sumber data sekunder. Sosial media seperti facebook, twitter, dan vicon menjadi pilihan Pusluhdaya KP dan Kementan sebagai media penyuluhan. Dari hasil analisis penggunaan facebook dirasa masih sangat kurang optimal karena tidak ada update informasi terkait kegiatan perikanan. Namun, Kementan justru sangat aktif dalam menggunakan facebook. Sedangkan untuk pemanfaatan twitter, keduanya sama-sama aktif untuk berinteraksi dengan masyarakat. Pemanfaatan vicon dinilai sangat baik untuk Pusluhdaya KP, namun masih kurang dioptimalkan oleh Kementan. Secara rutin dua institusi ini memperbaharui informasi terkait kegiatan pertanian dan perikanan. Baik dari segi budi daya, teknologi, maupun pemasaran. Sehingga, dapat disimpulkan bahwa kegiatan penyuluhan yang memanfaatkan sosial media harus terus dioptimalkan karena jumlah penggunanya yang terus meningkat. Pengelolaan sosial media juga harus lebih interaktif, aktif, dan cepat tanggap dalam menanggapi respon masyarakat. Dengan maksud agar minat masyarakat terhadap sektor pertanian dan perikanan semakin meningkat.</p>
doi:10.21107/agriekonomika.v6i1.2680 fatcat:m6mqcuhajbdynakfzjruxbi3ai