Studi Klinis Ramuan Jamu Antihipertensi pada Pasien Hipertensi Derajat I

Agus Triyono, Zuraida Zulkarnain, Tofan Aries Mana
2018 Jurnal Kefarmasian Indonesia  
Abstrak Hipertensi merupakan salah satu faktor resiko terjadinya penyakit kardiovaskular. Hipertensi menjadi salah satu penyebab utama tingginya angka mortalitas dan morbiditas di Indonesia. Pemanfaatan ramuan tanaman obat merupakan salah satu alternatif dalam penanganan hipertensi. Penelitian bertujuan untuk mengetahui kemanfaatan ramuan jamu dibandingkan hidroklorotiazid (HCT) dan keamanannya terhadap penderita hipertensi derajat I. Metode penelitian menggunakan open label randomized clinical
more » ... randomized clinical trial dengan intervensi selama 56 hari. Pengukuran hari ke-56 (H-56) menunjukkan ramuan mampu menurunkan rerata tekanan darah sistolik menjadi 130,15+17,59 mmHg dan diastolik 83,82+9,53 mmHg. Tekanan sistolik maupun diastolik mengalami penurunan yang signifikan p=0,000 (p<0,05) bila dibandingkan H-0. Kemampuan hipotensif ramuan dan HCT tidak terdapat perbedaan yang signifikan (p>0,05) dengan nilai p rerata tekanan darah sistolik (p= 0,370) dan rerata tekanan darah diastolik (p = 0,412) pada pengukuran H-56. Parameter fungsi hati (SGOT, SGPT) dan fungsi ginjal (ureum, kreatinin) subjek ramuan masih dalam rentang normal pada akhir intervensi. Ramuan Jamu menurunkan tekanan darah hipertensi derajat I dan sebanding dengan HCT. Ramuan ini aman digunakan oleh penderita hipertensi derajat I. -56 (D-56) showed that herbs decreased sistolic blood pressure to 130.15 + 17.59 mmHg and diastolic at 83.82+9.53 mmHg. There was a significant decrease p = 0.000 (p <0.05) in both systolic and diastolic at the end of intervention. In comparison between combination herbs and HCT, there was not significant difference (p> 0.05), with p mean systolic blood pressure (p = 0.370) and mean diastolic blood pressure (p = 0.412) at D-56. Liver function parameters (SGOT, SGPT) and renal function (urea, creatinine) is still in normal range at the end of intervention. This study showed that herbs combination was an equally effective compared to HCT and safe for hypertension stage I. Abstract Hypertension is a risk factor for cardiovascular disease. Hypertension is one of the main causes of high mortality and morbidity in Indonesia. Utilization of medicinal herbs is an alternative for the treatment of hypertension. The study aimed to determine efficacy of the herbs combination (jamu) compared to hydrochlorothiazide (HCT) and evaluated the safety for hypertention stage I. This research method using an open-label randomized clinical trials with intervention for 56 days. Measurement of day
doi:10.22435/jki.v8i1.6443.17-25 fatcat:j5sg3ikeurhi7lew5frwsitm4i