HUBUNGAN MEDIA SOSIALISASI DAN SIKAP WANITA USIA SUBUR (WUS) DENGAN PERILAKU DETEKSI DINI KANKER SERVIKS DI PUSKESMAS ALIANYANG KOTA PONTIANAK (The Socialization Media Relations and The Attitude of Reproductive Age Woman with Behavioral Early Detection of Cervical Cancer in Puskemas Alianyang Pontianak)

Putri Azura, Rita Hafizah, Yoga Pramana
2009 unpublished
ABSTRAK Latar Belakang: Kurangnya kesadaran WUS dalam memeriksakan diri melalui deteksi dini kanker serviks mengakibatkan tingginya prevalensi kasus kanker serviks. WUS yang memiliki faktor resiko tinggi terkena kanker serviks seharusnya sadar akan potensinya dan mau memeriksakan diri melalui skrining kanker serviks. Informasi yang diperoleh melalui media sosialisasi dirasa cukup sebagai sumber pengetahuan tentang kanker serviks dan deteksi dininya. Serta dapat membentuk sikap dan perilaku
more » ... p dan perilaku deteksi dini kanker serviks yang baik. Tujuan: Penelitian untuk mengetahui hubungan media sosialisasi dan sikap WUS dengan perilaku deteksi dini kanker serviks di UPK Puskesmas Alianyang Kota Pontianak. Metode: Penelitian kuantitatif dengan pendekatan cross sectional pada 80 sampel. Menggunakan uji analisis chi square untuk mengetahui hubungan antar variabel. Hasil: Berdasarkan uji analisis didapatkan p value hubungan media sosialisasi dengan perilaku deteksi dini yaitu 0,620 (p>0,05), dan p value hubungan sikap dengan perilaku deteksi dini yaitu 0,391 (p>0,05). Kesimpulan: Tidak ada hubungan antara media sosialisasi dan sikap WUS dengan perilaku deteksi dini kanker serviks, sehingga diperlukannya inovasi baru yang dapat dilakukan perawat dalam pendidikan kesehatan untuk menjamin privasi selama pemeriksaan, mengurangi kecemasan WUS untuk melakukan pemeriksaan, dan dapat mengubah persepsi WUS tentang pemeriksaan deteksi dini kanker serviks. Kata kunci: Deteksi kanker serviks, media sosialisasi, perilaku, WUS. ABSTRACT Background of study: The lack of awareness of WUS in examining themselves through early detection of cervical cancer results in high prevalence of cervical cancer cases. WUS who have a high risk factor for cervical cancer should be aware of their potential and will check through cervical cancer screening. Information obtained through socialization media is considered as a source of knowledge about cervical cancer and its detection. And can be a good attitude and behavior of early detection of cervical cancer. Aim: To determine the relationship of socialization media and the attitude of WUS with the behavioral early detection of cervical cancer at UPK Puskesmas Alianyang, Pontianak City. 1 Program Studi Ilmu Keperawatan, Fakultas Kedokteran, Universitas Tanjungpura azuraputri17@yahoo.com 2 Program Studi Ilmu Keperawatan, Fakultas Kedokteran, Universitas Tanjungpura 3 Program Studi Ilmu Keperawatan, Fakultas Kedokteran, Universitas Tanjungpura yoga.idn@gmail.com 2 Methods: Study quantitative with cross sectional approach on 80 samples. Using chi square analysis test to know the relation between variables. Results: Based on analysis test got p value of socialization media relationship with early detection behavior that is 0,620 (p>0,05), and p value of attitude relationship with early detection behavior that is 0,391 (p>0,05). Conclusions: There is no correlation between socialization media and WUS attitudes with early detection behavior of cervical cancer, so required new innovations that nurses can do in health education to ensure privacy during examination, reduce WUS anxiety for examination, and may change the perception of WUS on examination of early detection of cervical cancer.
fatcat:ety36nowifhmrhh3l4igt2pxsi