IMPLEMENTASI SISTEM KANBAN PADA PROSES PRODUKSI MESIN THRESHER UNTUK MEMINIMASI PERSEDIAAN WORK IN PROCESS (WIP) DAN BAHAN BAKU

Lestari Setiawati
2006 Universitas Bung Hatta Jl. Gajah Mada   unpublished
There are many ways to improve efficiency in shop floor to minimize and elimination of waste. This research is implementation kanban system in inventory control (raw material and work in process). Type of kanban of implemented are withdrawl kanban and production kanban at product of gear thresher machine with 11 type of component. Based on result of calculation is obtained raw material inventory and work in proccess for each component can be decresed of significantly. Percentage of decresion
more » ... e raw material as 87.05%, beside that for work in proccess as 70.05%. 1. PENDAHULUAN Dalam menghadapi persaingan di dunia industri yang makin pesat saat ini, maka produk yang dihasilkan oleh suatu perusahaan hendaknya mampu memenuhi keinginan konsumen yang semakin bervariasi dan cenderung berubah setiap saat. Untuk itu suatu perusahaan harus memiliki kemampuan manajerial yang tepat disertai dengan peningkatan fleksibilitas dan efisiensi yang tinggi. Banyak upaya yang dilakukan untuk dapat meningkatkan efisiensi dilantai produksi diantaranya adalah dengan melakukan perbaikan secara terus menerus (continous improvement) untuk mengurangi atau bahkan menghilangkan segala macam pemborosan yang terjadi dilantai pabrik. Pemborosan (waste) menurut Fujio Cho dari Toyota didefenisikan sebagai "segala sesuatu yang berlebih di luar kebutuhan minimum atas peralatan, bahan, komponen, tempat, dan waktu kerja yang mutlak diperlukan untuk proses nilai tambah suatu produk" (Suzaki, 1994). Salah satu cara untuk menghilangkan pemborosan adalah melalui sistem produksi tepat waktu (Just In Time). Hal ini disebabkan karena pada dasarnya sistem JIT merupakan suatu konsep yang memiliki filosofi yaitu memproduksi produk sesuai dengan yang dibutuhkan konsumen dalam hal jumlah, waktu penyelesaian dan memiliki kualitas yang tinggi untuk setiap tahap proses produksi dengan cara yang paling ekonomis dan efisien melalui eliminasi pemborosan (waste elimination) dan perbaikan proses terus-menerus (continuous process improvement). Saat ini Toyota telah menerapkan sistem JIT dan mengidentifikasi adanya tujuh macam pemborosan (Toyota's Seven Wastes) yang dapat diminimasi yaitu produk cacat, transportasi, inventory, produksi yang berlebih (over production), waktu menunggu (waiting time), pemrosesan, dan gerakan (motion). Sistem Kanban merupakan elemen kunci dari sistem produksi Just In Time. Pada dasarnya Kanban dijadikan sebagai saraf otonom pada lini produksi (Ohno, 1995). CV. Citra Dragon adalah sebuah perusahaan yang bergerak dibidang manufaktur yaitu perusahaan yang memproduksi alat-alat pertanian. Salah satu masalah yang dihadapi oleh perusahaan tersebut adalah terjadinya pemborosan terhadap persediaan (inventory) berupa bahan baku dan work in process (WIP) untuk beberapa komponen.Oleh sebab itu penelitian ini perlu dilakukan untuk mengetahui seberapa besar persediaan material yang dapat diminimasi sehingga
fatcat:r4tnlvh5bfb65g7z43o5x7bjsy