THE POTENTIAL OF BIDAI WEBBING AS A SUPERIOR PRODUCT IN BENGKAYANG REGENCY BASE ON LOCAL WISDOM

Reny Rianti, Edy Agustinus, Gustaf Haryanto
2021 JURNAL BORNEO AKCAYA  
Anyaman bidai merupakan produk kriya yang dihasilkan melalui keterampilan indigineous people masyarakat Dayak Bidayuh. Dengan pendekatan penilaian One Village One Product, penelitian ini secara kualitatif menilai potensi anyaman bidai untuk didorong menjadi produk unggulan khususnya dalam rangka mendukung pengembangan ekonomi kreatif di Kabupaten Bengkayang. Dengan melakukan wawancara mendalam kepada informan yang ditentukan secara purposive sampling, diketahui bahwa anyaman bidai hanya
more » ... bidai hanya memperoleh capaian skor 69,8 dari nilai total 100 atau berada pada klasifikasi Bintang 2(**), dimana anyaman Bidai masih memerlukan bimbingan dasar, namun berpeluang meningkat sebagai bintang 3 dengan berbagai perbaikan. Meskipun bidai yang dihasilkan saat ini sudah mengalami inovasi terkait desain dan ukuran, namun terdapat beberapa kendala yang kerap dihadapi. Kendala yang dimaksud diantaranya yakni: terjadinya kelangkaan rawmaterial terutama bahan baku berupa rotan, ketidakpastian konsumen dan pasar, serta penyelesaian akhir dan pengemasan yang masih sangat sederhana. Dampaknya, jumlah pengrajin kian hari menunjukkan kecendrungan semakin menurun. Hal itu dinilai menjadi ancaman bagi pelestarian kearifan lokal anyaman bidai dan sulitnya mendorong anyaman tersebut menjadi produk unggulan di Kabupaten Bengkayang. Oleh sebab itu, diperlukan peran serta dari stakeholders untuk menjaga ketersediaan rawmaterial dan peningkatan kapasitas pengrajin serta hasil anyaman melalui pelatihan kepada para pengrajin dan generasi penerus. Selain itu, diperlukan dukungan stakeholders untuk turut terlibat dalam menjaga konsistensi promosi dan membangun relasi baik pada tingkat lokal, regional maupun pada skala internasional.
doi:10.51266/borneoakcaya.v5i2.186 fatcat:6icy2sjtsnb27b7a6kwrg2oqva