Analisis Faktor-Faktor yang Memengaruhi Angka Prevalensi Penyakit Kusta di Jawa Timur dengan Pendekatan Spatial Durbin Model

Jurnal Sains, Dan Seni Its
2016 unpublished
Abstrak-Persebaran penyakit kusta di Provinsi Jawa Timur harus mendapat perhatian lebih karena pada tahun 2012, Jawa Timur merupakan penyumbang penderita kusta tertinggi di antara provinsi lainnya dengan angka prevalensi kusta per 10.000 penduduk sebesar 1,46. Kejadian penyakit menular seperti kusta, perlu mempertimbangkan pengaruh kedekatan kewilayahan (spasial) sehingga penelitian ini juga mempertimbangkan kabupaten/kota di Jawa Tengah yang berbatasan langsung dengan kabupaten/kota di Jawa
more » ... ten/kota di Jawa Timur. Penelitian ini menganalisis faktor-faktor yang memengaruhi angka prevalensi penyakit kusta di Jawa Timur dengan menggunakan pendekatan Spatial Durbin Model (SDM) yang merupakan bentuk khusus dari metode Spatial Autoregressive Model (SAR). Matriks pembobot yang digunakan adalah Queen Continguity (persinggungan sisi sudut). Hasil penelitian ini menunjukkan bahwa model SDM memberikan hasil yang lebih baik daripada metode OLS dan metode SAR dengan nilai 𝐑 𝟐 sebesar 83,05% dan nilai AIC sebesar 89,083. Variabel yang signifikan berpengaruh terhadap angka prevalensi kusta adalah persentase rumah tangga ber-PHBS, kepadatan penduduk, persentase penduduk miskin dan persentase puskesmas per 100.000 penduduk. Kata Kunci-Angka Prevalensi Kusta, Jawa Timur, Matriks Pembobot, Spatial Durbin Model, Spatial Autoregressive Model.
fatcat:xntkvwpeura3lgo3b3suvqfl24