Adaptasi Sekolah dalam Mengimplementasikan Pembelajaran Jarak Jauh pada Masa Pandemi Covid-19 (Studi Kasus SMP Muhammadiyah Karanggeneng Kabupaten Lamongan)

Sumarno Sumarno
2020 Jurnal Tarbiyah dan Ilmu Keguruan Borneo  
Pandemi Covid-19 memberikan dampak yang signifikan terhadap berbagai sector, salah satunya adalah sector pendidikan. Hal ini menuntut pelaksanaan pendidikan dilakukan melalui jarak jauh. Namun faktanya saat ini tidak sedikit sekolah yang masih kesulitan dalam mengadakan dan melaksanakan proses pembelajaran yang update melalui pemanfaatan teknologi informasi pada proses pembelajaran. SMP Muhammadiyah Karanggeneng merupakan salah satu sekolah yang mengalami tantangan tersebut. Oleh karena itu
more » ... litian ini dilakukan untuk mengetahui adaptasi, problematika dan upaya yang dihadapi sekolah dalam mengimplementasi pembelajaran jarak jauh selama pandemi Covid-19. Penelitian ini termasuk kedalam jenis penelitian kualitatif deskriptif. Teknik pengumpulan data dalam penelitian ini meliputi metode interview (wawancara), metode observasi dan metode dokumentasi. Hasil penelitian menunjukkan bahwa adaptasi yang dilakukan oleh sekolah SMP Muhammadiyah Karanggeneng adalah melakukan perubahan manajemen pendidikan dengan system pembelajaran jarak jauh, memaksimalkan peran kepala sekolah, waka kurikulum dan guru, melakukan interaksi secara continue dengan wali siswa dan mengoptimalkan penggunaan aplikasi WhatsApp sebagai media komunikasi dalam pembelajaran. Problematika yang muncul diantaranya masih terdapat guru yang memiliki kompetensi kurang bagus dibidang pemanfaatan teknologi informasi dalam pembelajaran, kurang fokusnya peserta didik sehingga memerlukan pemantauan orang tua dalam proses pembelajaran, tuntutan selalu tersedianya jaringan dan kuota internet baik bagi murid maupun guru. Solusi yang dilakukan diantaranya adalah melakukan seminar, workshop, penataran maupun pelatihan bagi guru yang berkaitan dengan pemanfaatan teknologi informasi dalam pembelajaran dan pembelajaran aktif, melakukan pengawasan dan pembimbingan secara bersama-sama antara guru dengan wali murid. Pihak sekolah memenuhi kebutuhan guru dalam melakukan pembelajaran berbasis internet, membentuk kesepakatan bersama dari sekolah untuk mendapatkan jaringan dan kuota internet yang bisa membantu proses pembelajaran dan menggunakan aplikasi yang lebih bervariasi dalam melakukan pembelajaran jarak jauh.
doi:10.21093/jtikborneo.v1i2.2435 fatcat:oj7qklwazbf5vpzwjnfofgfbam