Konsistensi Internal dan Validasi Kriteria pada Alat Ukur Kesehatan Mental Mahasiswa Universitas Hasanuddin

Yulita Sirinti Pongtambing
2020 Gadjah Mada Journal of Psychology (GamaJoP)  
Literasi kesehatan mental dapat menjadi tolok ukur kemampuan seseorang dalam memahami dan mengatasi masalah kesehatan mental pada dirinya sendiri dan lingkungan sosialnya. Namun, asesmen literasi kesehatan mental masih belum banyak dilakukan di Indonesia, khususnya di kalangan remaja akhir sebagai kelompok berisiko mengalami gangguan kesehatan mental. Penelitian ini bertujuan untuk menguji reliabilitas dan validitas dari instrumen literasi kesehatan mental (Mental Health Literacy Scale/MHLS)
more » ... racy Scale/MHLS) pada remaja akhir. Penelitian dengan desain potong lintang ini mengambil sampel berbasis proporsi mahasiswa tingkat pertama program sarjana reguler di semua fakultas yang ada di Universitas Hasanuddin (n=374). Responden direkrut melalui flyer dan pesan teks untuk mengikuti survei daring pada Juli 2019. Instrumen MHLS yang telah diterjemahkan ke dalam Bahasa Indonesia dan diadaptasi melalui wawancara kognitif terdiri dari 11 pertanyaan dengan skala 4, dan 14 pertanyaan dengan skala 5. Hasil pengujian menunjukkan MHLS memiliki reliabilitas yang baik (Alpha Cronbach=0,77) dan memiliki asosiasi yang positif dengan instrumen literasi kesehatan (Health Literacy Scale). Hasil analisis lanjutan menunjukkan rata-rata skor total responden setelah dikonversi ke skala 100 adalah 60,72 (SD=8,94). Secara umum, hasil adaptasi mengindikasikan bahwa MHLS adalah instrumen yang valid dan reliabel untuk mengukur tingkat literasi kesehatan mental pada mahasiswa tingkat pertama.
doi:10.22146/gamajop.55702 fatcat:4y6cptaz3neyvme4fwoaesuyi4