PERUBAHAN STRUKTUR MIKRO DAN KEKERASAN PADUAN Co-Cr-Mo-C-N PADA PERLAKUAN AGING

Kisnandar, Alfirano, Muhammad Fitrullah
unpublished
Abstrak Telah dilakukan penelitian tentang aging pada paduan berbasis kobalt. Penelitian ini menggunakan paduan Co-Cr-Mo (ASTM F75) hasil invesment casting dengan memvariasikan penambahan karbon 0,15 dan 0,25%C serta penambahan nitrogen 0,2% N. Spesimen hasil coran tersebut kemudian dipreparasi untuk dilakukan proses solution treatment dengan temperatur pemanasan 1250 o C dan dilakukan proses quenching dengan media air es. Setelah itu dilakukan proses aging dengan variasi temperatur 500, 600
more » ... peratur 500, 600 dan 700 (o C) dan variasi waktu tahan 0; 7,2; 21,6; 43,2; dan 86,4 (ks). Kemudian spesimen dilakukan analisa struktur mikro dengan pengujian metalografi menggunakan mikroskop optik untuk mengamati struktur mikro yang terbentuk pada spesimen tersebut. Selajutnya spesimen dilakukan uji kekerasan dengan metode Rockwell C, dan untuk analisa fasa yang terbentuk dilakukan proses XRD dengan metode electrolytic extracted dengan menggunakan larutan H2SO4 10% , hasil ekstrak kemudian di saring dengan menggunakan membran saring dalam keadaan vakum untuk mendapatkan presipitatnya.. Presipitat yang terbentuk selama proses aging yakni fasa karbida (M23X6) dan juga fasa fasa π di paduan 0.25C0N pada temperatur aging 700 o C. Kadar karbon juga mempengaruhi kekerasan, nilai kekerasan tertinggi pada paduan Co-Cr-Mo dengan kadar karbon 0,25 %C waktu tahan aging 6 jam sebesar 38,9 HRC. Kata kunci: aging, Co-Cr-Mo, presipitat PENDAHULUAN Kebutuhan akan biomaterial dalam bidang medis untuk berbagai keperluan yang akan terus meningkat dikarenakan adanya berbagai kasus yang memerlukan adanya implan tulang. Logam paduan Co-Cr-Mo adalah salah satu paduan yang mempunyai sifat biocompatible, yang artinya bila logam paduan ini sengaja ditanamkan ke dalam tubuh manusia (implan), keberadaannya tidak ditolak di dalam tubuh atau tidak mengakibatkan alergi bagi tubuh itu sendiri dan bahkan jaringan tulang bisa tumbuh di permukaan logam paduan tersebut. Paduan Co-Cr-Mo memiliki sifat-sifat tertentu yang dapat mendukung ketika digunakan sebagai implant ke dalam tubuh, diantaranya mempunyai ketahanan terhadap korosi dan sifat mekanik, seperti kekerasan, kekuatan, dan ketahanan aus yang baik. As-cast Co-Cr-Mo banyak mengandung presipitat dan mempunyai ukuran butir yang besar. Hal ini mempengaruhi sifat mekanik, ketahanan korosi serta ketahanan aus. Logam paduan Co-Cr-Mo ASTM F75 merupakan paduan dari hasil coran yang perlu dilakukan proses perlakuan panas untuk mendapatkan struktur mikro yang seragam. Dengan berbagai variasi temperatur dan waktu tahan aging dan
fatcat:qnsgyblmlzc5jgmvb7pdv3mkb4