Choledocholithiasis during Pregnancy: Multimodal Approach Treatment

Hendra Koncoro, Cosmas Rinaldi Lesmana, Benny Philipi
2016 The Indonesian Journal of Gastroenterology, Hepatology and Digestive Endoscopy  
Pregnancy is an important risk factor for growth of choledochal stones. Since choledocholithiasis encountered during pregnancy, which is also a possible cause of pancreatitis and cholangitis, may be the reason for serious morbidity and mortality both for the mother and the fetus, it should be treated. In this article, the results and reliability of endoscopic retrograde cholangiopancreatography (ERCP) application on a pregnant woman accompanied with percutaneous biliary procedures are
more » ... dures are presented. We report a case of 33-year-old woman at 19 th week of gestation with cholestatic jaundice due to a common bile duct (CBD) stone managed by endoscopic retrograde cholangiopancreatography (ERCP). The patient had post ERCP pancreatitis which resolved with medical management. Percutaneous cholecystostomy was also performed to control source of infection in the gallbladder. right indications provided that proper precautions have been taken. Possible harmful effects of ionized radiation ABSTRAK Kehamilan merupakan faktor risiko penting untuk pembentukan batu di saluran empedu. Koledokolithiasis yang dijumpai pada saat kehamilan, yang merupakan penyebab terjadinya pankreatitis dan kolangitis, dapat menjadi penyebab morbiditas dan mortalitas yang serius baik pada ibu maupun janin, sehingga harus mendapat terapi. Dalam artikel ini akan ditampilkan hasil dan penggunaan endoscopic retrograde cholangiopancreatography (ERCP) pada wanita hamil disertai dengan prosedur perkutaneus bilier. Dilaporkan kasus seorang wanita usia 33 tahun dengan usia kehamilan 19 minggu dengan icterus obstruktif karena batu saluran empedu yang ditangani dengan ERCP. Pasien mengalami pankreatitis post ERCP yang membaik dengan terapi medis. Kolesistostomi perkutaneus dilakukan untuk mengendalikan infeksi di dalam kandung empedu. ERCP merupakan prosedur pertama yang dipilih dalam terapi koledokolitiasis pada kehamilan. ERCP memiliki banyak keuntungan dibandingkan prosedur bedah maupun laparaskopik. Efek merugikan yang dapat dengan durasi singkat dan dosis rendah. Kata kunci: kehamilan, koledokolitiasis, endoscopic retrograde cholangiopancreatography (ERCP)
doi:10.24871/171201658-63 fatcat:pvhkojmidzayjliuqx4nj6uxqu