HUBUNGAN STRUKTUR KEPEMILIKAN DAN KONSERVATISME AKUNTANSI PADA BADAN USAHA SEKTOR INDUSTRI MANUFAKTUR YANG TERDAFTAR DI BURSA EFEK INDONESIA PERIODE 2011 – 2013

Yan Christianto Setiawan
2020 Jurnal Akuntansi  
Pada tahun 2002, McKinsey & Co melakukan survei yang hasilnya menyatakan bahwa investor cenderung menghindari perusahaan dengan predikat buruk dalam corporate governance. Laporan Keuangan adalah salah satu instrumen yang penting dalam mewujudkan good corporate governance. Kualitas laporan keuangan dapat dilihat melalui karakteristik-karakteristik yang dianut oleh laporan keuangan tersebut. Salah satu dari karakteristik – karakteristik tersebut adalah konservatisme akuntansi. Konservatisme
more » ... Konservatisme sebagai sebuah fasilitas yang dapat meningkatkan efisiensi dari kontrak antara principal dengan agent, tentu sangat dipengaruhi besarnya oleh siapa dan berapa banyak pemilik (principal) dari perusahaan tersebut. Penelitian ini bertujuan untuk menguji hubungan struktur kepemilikan dan konservatisme akuntansi. Dalam penelitian ini, populasi yang digunakan adalah seluruh badan usaha yang bergerak di sektor industri manufaktur dan terdaftar di Bursa Efek Indonesia (BEI) periode 2011 - 2013. Teknik pengambilan sampel penelitian ini menggunakan teknik purposive / judgement. Pengujian ini menggunakan teknik regresi fixed effect dengan struktur data panel. Hasil dari penelitian ini menunjukkan bahwa (1) terdapat hubungan positif antara pemegang saham terbesar maupun pemegang saham pengendali dan konservatisme akuntansi (2) terdapat hubungan positif antara keluarga sebagai pemegang saham terbesar maupun sebagai pemegang saham pengendali dan konservatisme akuntansi (3) tidak terdapat hubungan antara non keluarga sebagai pemegang saham terbesar dan konservatisme akuntansi, namun terdapat hubungan negatif ketika non keluarga menjadi pemegang saham pengendali dan konservatisme akuntansi (4) kehadiran blockholder tidak berhubungan signifikan untuk mengurangi preferensi dari pemegang saham terbesar dan konservatisme akuntansi pada keseluruhan sampel maupun sub sampel non keluarga, namun terdapat hubungan negatif pada sub sampel ketika keluarga menjadi pemegang saham terbesar. Kata kunci : konservatisme, tata kelola perusahaan, struktur kepemilikan
doi:10.25170/jak.v14i1.936 fatcat:iqpbez4gy5gqnoqtigcwklewia