STILISTIKA AL-QUR'AN Memahami Fenomena Kebahasaan Al-Qur'an dalam Penciptaan Manusia

Agus Tricahyo
2014 Dialogia: Jurnal Studi Islam dan Sosial  
Abstact This paper revealed linguistic phenomenon of the Qur'an that takes the story of the creation of human as its central theme. The stylistic problems of the Qur'an studied included phonology, morphology, syntax, and semantics in the verses about the creation of human. This paper is expected to be a reference for the development of other linguistic research that takes the same object, al-Qur'ân. This paper has proved and showed the value-laden language of the Qur'an that is very spectacular
more » ... is very spectacular which is known as i'jâz al-Qur'ân. The method used is the method of stylistics limited to three things: preferences of pronunciation, sentence preference or preferred meaning in a sentence, and deviations from the general rules of grammar. The main object of this research is the construction of various forms of texts as a communication system as they are used in their own contexts. Tulisan ini mengungkap fenomena kebahasaan al-Qur'an yang tema sentralnya adalah kisah penciptaan manusia. Masalah yang dikaji mencakup stilistika al-Qur'an dari aspek fonologi, morfologi, sintaksis, dan semantik dalam ayat-ayat tentang penciptaan manusia. Tulisan ini diharapkan dapat menjadi acuan pengembangan penelitian kebahasaan lainnya yang mengambil obyek yang sama yakni al-Qur'ân. Tulisan ini membuktikan dan menunjukkan adanya muatan nilai yang sangat spektakuler dalam bahasa al-Qur'ân yang dikenal dengan istilah i'jâz al-Qur'ân. Metode yang digunakan adalah metode stilistika yang dibatasi hanya pada tiga hal: preferensi lafal, preferensi kalimat atau makna yang lebih disukai dalam suatu kalimat, dan deviasi atau penyimpangan dari kaidah umum tata bahasa. Yang menjadi objek dalam penelitian ini adalah konstruksi dari berbagai bentuk teks sebagai sistem komunikasi yang digunakan sesuai dengan konteksnya. Keywords: stilistika, al-Qur'an, fonologi, morfologi, sintaksis, semantik.
doi:10.21154/dialogia.v12i1.301 doaj:addc4d8ec50f4b7ea5f2d33955c7c418 fatcat:5d3gwii36fdcdpzakxz3fs7pmy