Ibn 'Athiyyah wa Tarjîh fi al-Muḥarrar al-Wajîz

Rochmad Abdurrasyid
2017 Studia Quranika: Jurnal Studi Quran  
Ibnu Athiyah wrote in his tafsir's book with very simple language and it's detailed study and consistency in explaining different styles when explaining. This article reveals, that Ibnu Athiyah used explaining methods, such as explaining with verses of the Qur'an, Hadith, commentary from the companions and tabi'in, explaining with direct al-Qur'an language, siyaq, qirâ'ât, with classical poetry, asbâb an-nuzûl, and Arabic language. That is why his book was held in high esteem by the ulama of
more » ... by the ulama of the past. From a language perspective, Ibnu Athiiyyah is quite unique, in the fact that he usually utilized classical poetry, thus there are a thousand forms of poetry in Muharrar al-Wajîz book. This is Ibnu Athiiyyah's magnum opus: Muharrar al-Wajîz, he is one of the most phenomenal figures ever produced from the western provinces of the Islamic empire. Abstrak Ibnu Athiyah menulis di dalam buku tafsirnya dengan bahasa yang sangat sederhana dan detail dalam kajian, dia juga selalu konsisten dalam menarjih setiap pembahasan ayat yang dia sajikan dalam tafsirnya, tentu saja dengan gaya tarjih yang berbeda pula. Tulisan ini mengungkapkan, bahwa Ibnu Athiyah menggunakan delapan elemen tarjih, di antaranya: tarjih dengan ayat al-Qur'an, hadits, perkataan Sahabah dan Tabi'in, tarjih dengan makna lahir bahasa al-Qur'an, siyaq, qirâ'ât, dengan syair klasik, asbâb an-nuzûl dan bahasa Arab. Inilah yang menjadikan al-Muharrar al-Wajîz dipuji oleh para ulama masa lalu. Dari isi bahasa pula Ibnu Athiyah cukup khas, yaitu seringkali merujuk kepada syair klasik atau syair jahiliyah, sehingga dalam kitab Muharrar al-Wajiz terdapat ribuan bait syair. Inilah magnum opus-nya Ibnu Athiyah, Muharrar al-Wajîz, adalah satu satu sosok fenomenal yang pernah dimiliki oleh Islam di sebelah Barat (al-Garbul Islamy).
doi:10.21111/studiquran.v1i2.843 fatcat:af33rgrrm5egrp2znxjfc3ezku