PENGARUH PENERAPAN ERGONOMI PADA FASILITAS KERJA TERHADAP PRODUKTIVITAS PEKERJA PEMBUNGKUS DODOL DI DESA PENGLATAN KABUPATEN BULELENG I Gede Santosa EFFECT OF APPLICATION OF FACILITIES WORKING ERGONOMICS WORKER PRODUCTIVITY OF WRAPPING DODOL AT PENGLATAN VILLAGE BULELENG RESIDENCY

Jurusan Teknik, Mesin Politeknik, Negeri Bali, Bukit Jimbaran
2015 unpublished
Abstrak: Suatu proses industri merupakan suatu sistem kerja yang saling mendukung satu sama lain dari tiap-tiap bagian yang ada di dalamnya. Sistem kerja yang tidak ergonomois dalam suatu perusahaan seperti cara, sikap dan posisi kerja akan berpengaruh terhadap produktivitas, efesiensi dan efektivitas pekerja dalam menyelesaikan pekerjaannya. Pada bagian pembungkusan dodol di Desa Penglatan Buleleng menunjukkan bahwa terdapat ketidaksesuaian antara fasilitas kerja yang digunakan oleh pekerja
more » ... kan oleh pekerja pada bagian pembungkusan dodol, tidak sesuai dengan antropometri tubuh pekerja yang menyebabkan keluhan sakit pada pekerja hal ini ditunjukkan dalam hasil kuesioner peta tubuh yang dilakukan setelah selesai bekerja 100% pekerja merasakan keluhan sangat sakit pada bahu, leher, punggung, pinggang, bokong, pantat, lutut, betis, kaki, dan lengan. 100% tidak merasakan sakit pada siku dan tangan. Kesemua rasa sakit yang dirasakan pekerja ini, disebabkan oleh bekerja dengan posisi duduk bersila dilantai dan menunduk dalam waktu yang lama. Oleh karena itu, dilakukan perancangan dan penerapan fasilitas kerja yang sesuai dengan antropometri pekerja berupa meja dan kursi kerja. Perancangan tersebut diambil dari pengukuran antropometri pekerja, data antropometri pekerja yang diambil untuk perancangan fasilitas kerja adalah 50-th persentil. Setelah dilakukan penerapan fasilitas kerja yang ergonomis terjadi pengurangan keluhan pada pekerja setelah selesai bekerja 70%, pekerja merasakan keluhan agak sakit dan 30% nya merasakan sakit pada leher, bahu, lengan, punggung, pinggang, bokong, pantat. 80% pekerja merasakan keluhan agak sakit dan 20% sakit pada lengan, pergelangan tangan, paha, pantat, lutut, betis dan kaki. Produktifitas pekerja pada bagian pembungkusan juga terjadi peningkatan antara 15% sampai dengan 22%. Abstract: An industrial process is a working system that supports one another of each of its parts. An non ergonomic working system in a company, such as manner, attitude, and working position will affect productivity, efficiency and working effectiveness in doing the work. In the case of dodol wrapping in Panglatan Village Buleleng, there was a mismatch between working facilities used by works there and anthropometry of workers' body which resulted in pain. It was showed on questionnaire on body map done after work that 100% worker complaint of severe pain on their shoulder, neck, back, waist, buttocks, bottom, knee, calf, legs, and arms. 100% did not feel pain on elbow and hands. The pain felt by the workers was due to work by sitting cross-leg on the floor and looked down for long time. Therefore, designing and implementing working facilities which corresponds the work anthropometry, such as working table and chair. The designing was started from work anthropometry measure. Data of working anthropometry taken for the work facilities designing was 50 years percentile. Upon the ergonomic facilities implementation there was pain decrease on workers after 70% completion. They felt a bit pain and 30% of them felt the painful on their neck, shoulder, back, waist, buttocks, and bottom. 80% of the whole worker felt a bit pain and 20% of them felt pain on their arms, thigh, bottom, knee, calf, and foots. Working productivity increased between 15% until 22%.
fatcat:yxh5pxdp45hppcncs43l6thszi