PELLETED FIELD GRASS TO INCREASES THE JAVA THIN TAIL SHEEP PRODUCTIVITY

W. Widiyanto, S. Surahmanto, M. Mulyono, E. Kusumanti
2011 Journal of the Indonesian Tropical Animal Agriculture  
ABSTRAK Penelitian ini dilakukan untuk mengkaji pengaruh pemberian rumput lapangan dalam bentuk pelet terhadap performans domba Jawa ekor kurus (JEK). Sebanyak 12 ekor domba JEK jantan dibagi dalam 3 kelompok, masing-masing terdiri atas 4 ekor sebagai ulangan. Terdapat 3 macam ransum sebagai perlakuan, yakni rumput lapangan (RL) segar (T0), RL dalam bentuk pelet (T1) dan kombinasi antara 85% RL segar dengan 15% dedak halus. Variabel yang diukur meliputi : konsumsi bahan kering (BK) pakan,
more » ... g (BK) pakan, kecernaan bahan kering (KcBK) dan kecernaan bahan organik (KcBO) secara in vivo, proporsi molar asam-asam lemak volatil ruminal dan pertambahan bobot badan harian (PBBH). Data yang terkumpul diolah dengan analisis varians (ANOVA), dalam rancangan acak lengkap (RAL). Hasil penelitian menunjukkan bahwa rataan konsumsi BK pakan oleh domba-domba yang mendapat RL dalam bentuk pelet lebih tinggi (P<0,05) daripada domba-domba yang mendapat RL segar (513 vs 393 g). Nisbah asam asetat: asam propionat ruminal pada domba-domba yang mendapat RL dalam bentuk pelet lebih rendah (P<0,05) daripada domba yang mendapat RL segar (2,53 vs 3,46). Rataan PBBH domba-domba yang mendapat RL dalam bentuk pelet tidak berbeda nyata dibandingkan dengan PBBH domba-domba yang mendapat pakan kombinasi 85% RL segar dan 15% dedak halus (masing-masing 69 dan 72 g), keduanya lebih tinggi (P<0,05) daripada PBBH domba-domba yang mendapat RL segar (52 g). Berdasarkan hasil penelitian tersebut dapat disimpulkan bahwa pemberian RL dalam bentuk pelet pada domba JEK jantan, menghasilkan konsumsi BK dan proporsi asam propionat ruminal lebih tinggi, dengan nisbah asam asetat : asam propionat lebih rendah daripada pemberian RL segar. Pemberian RL dalam bentuk pelet pada domba JEK jantan meningkatkan PBBH, hingga setara dengan PBBH yang dicapai dengan pemberian kombinasi 85% RL segar dan 15% dedak halus. ABSTRACT This investigation was conducted to study the influence of the pelleted field grass (FG) to performance of Java thin tail (JTT) sheep. Twelve heads of male JTT sheep were devided into 3 groups, consisted of 4 heads as replication, respectively. There were three kinds of ration as treatments, namely: fresh FG (T0), pelleted FG (T1), and combination between 85% FG and 15% rice bran (T2). The measured variables were: feed dry matter (DM) consumption, in vivo dry matter digestibility (IVoDMD) and in vivo organic mattter digestibility (IvoOMD), molar proportion of partial volatile fatty acids (VFAs), and daily body weight gain (DBWG). Data were analyzed by analysis of variance (ANOVA) in completely randomized design (CRD). Result of this investigation showed hat feed consumption by sheep received pelleted FG was higher (P< 0.05) than those received FG (513 vs 393 g). Ratio of acetic acid : propionic acid in sheep received pelleted FG was lower (P<0.05) than those in sheep received FG (2.53 vs 3.46). Feeding of the pelleted FG resulted in DBWG significantly differed from combination between FG and rice bran (69 and 72 g), and were higher (P<0.05) than feeding of FG (53 g). In conclusion, the feeding of pelleted FG resulted the higher DM consumption and ruminal propionic acid, the lower acetic acid : propionic acid ratio, than feeding of fresh FG. Feeding of pelleted FG to male JTT sheep increased the DBWG, equivalent to those by feeding of combination between 85% fresh FG an 15% rice bran.
doi:10.14710/jitaa.36.4.273-280 fatcat:7msb7j2gpratlb2w72ndvjarvm