INTESTINAL PARASITES AND MALARIA IN MUSI BANYU ASIN AND OGAN KOMERING ULU REGENCIES,SOUTH SUMATRA,*

W Patrick Carney1, Atmosoedjonol Soeroto, Hadi, Arbain Joesoef
1975 Bulletin Ponetitian Kweha tan Health Studies in Indonesia   unpublished
temukun antara lain iahh: Wchuris trichiura. (83 per cent), Ascaris lumbricoides (78 per cent) da cacing tambang (59 per cent). Enterobius vennicularis (1 per cent) dun Strongyloides stercoralis (0, pe7 cent) jarang di jumpai. Entamoeba coli (29 per cent) merupakan parasit protozoa tang biasa d-temukan. Jumlah mta-rata protozoa yang a& dahm usus ialah: Entamoeba histo&tica (4 per cent Entamoeba harhnanni (1 per cent), E n d o l i m nana (5 per cent), Iodamoeba butschlii (5 per cent Ghrdia
more » ... r cent Ghrdia lamblia (3 per cent) dun Chilomastix mesnili (4 per cent). Dism'busi &ri parasit usus hampi sum di antara golongan laki-laki dun wanita; meskipun tanah memegang peranan yang sama dalur pemindahan cacing-cacing, tetapi A. lumbricoides dun T. m'chiura lebih baanyak di jumpoi wrmita, sedangkan cacing tambang lebih banyak pada laki-laki. Prevalensi pamsit .usus marwu golongan' umur adahh sebagai berikut: A. lumbricoides lebih banyak pada golongmr mu&, T trichiura merata pada semua golongan umur, tetapi yang terbanyak pada golongan umw antam .
fatcat:rjp4u7vjwnbrbg2xbpk5iddcca