UPAYA PENINGKATAN PEMBELAJARAN BERBICARA DENGAN MODEL PEMBELAJARAN GAMBAR SERI UNTUK SISWA KELAS VIII SMP NEGERI 6 SEMARANG 1

Upaya Peningkatan, Sri Sudarminah
unpublished
Abstrak Tujuan penelitian ini adalah membuktikan peningkatan keterampilan berbicara siswa setelah diberikan proses belajar mengajar dengan menggunakan gambar seri, mendiskripsikan perubahan perilaku siswa setelah mencapai proses belajar mengajar dengan menggunakan media gambar seri. Objek penelitian ini adalah keterampilan berbicara siswa kelas VIII C SMP Negeri 6 Semarang. Variabel penelitian ini ada dua yaitu keterampilan berbicara dan media gambar seri. Alat pengumpul data berupa tes lisan
more » ... berupa tes lisan dan non tes yang meliputi observasi, wawancara dan jurnal. Adapun penilaian secara lisan menggunakan lembar pengamatan. Desain penelitian ini menggunakan penelitian tindakan kelas (PTK) berupa siklus I dan siklus II yang mempunyai empat tahap yaitu merencanakan, melaksanakan tindakan, mengamati dan merefleksi. Berdasarkan hasil penelitian diperoleh nilai secara klasikal pada siklus I mencapai 63,49 kategori cukup dan siklus II mencapai 73,45 yang berkategori cukup. Keterampilan berbicara pada siklus II ada peningkatan dengan perubahan perilaku seperti siswa antusias, tidak malu, lancar berbicara, tidak takut, penampilan meyakinkan, dan konsentrasi pada pelajaran. Hasil penelitian menunjukkan terjadinya peningkatan berbicara siswa dengan menggunakan media gambar seri, dan terjadinya perubahan perilaku siswa. Kata kunci: Peningkatan pembelajaran, keterampilan berbicara, model gambar seri A. Pendahuluan Tujuan Kurikulum 1999 pada pembelajaran bahasa Indonesia diharapkan siswa dapat terampil menggunakan bahasa Indonesia baik secara lisan ataupun tertulis. Siswa terampil menggunakan bahasa berarti siswa dapat menggunakan kalimat sesuai kaidah, menggunakan diksi yang tepat, fasih/lancar dalam berbahasa lisan, menggunakan intonasi dengan tepat serta memperhatikan santun berbicara. Mengingat fungsi bahasa sebagai sarana komunikasi, sarana berpikir dan wahana ekspresi, maka pengajaran bahasa termasuk evaluasinya harus dapat mengembangkan kemampuan berbahasa sesuai dengan fungsi bahasa tersebut. Peneliti merasakan adanya kendala pada proses pembelajaran keterampilan berbicara.
fatcat:shdaib6ztjc33k3g5e5rojadma