Kesinambungan pada Galeri Kesenian Wayang Kulit Jawa Timur

Jurnal Sains, Dan Seni Pomits
2014 JURNAL SAINS DAN SENI POMITS   unpublished
Abstrak-Budaya kesenian wayang kulit merupakan salah satu warisan nenek moyang bangsa Indonesia yang telah mendapat pengakuan secara internasional oleh UNESCO sebagai World Masterpiece of Oral and Intangible Heritage of Humanity pada tanggal 7 November 2003. Galeri Kesenian Wayang Kulit Jawa Timur merupakan objek rancang yang menghadirkan kembali budaya wayang kulit Jawa Timuran di tengah kehidupan masyarakat sebagai sarana edukasi dan rekreasi Objek ini dikembangkan menggunakan tema
more » ... kan tema "Kesinambungan" yang bermakna suatu media penyambung yang susah diputus. Dihadirkan dengan kesan yang dinamis namun tetap mempertahankan sisi tradisional agar masyarakat dapat lebih mudah mengenal serta melestarikan budaya ini gunungan merupakan ciri khas dari kesenian wayang kulit, proses rancang menggunakan metode metafora dalam menyelesaikan isu-isu yang terdapat dalam objek ranca Objek ini diharapkan dapat menghidupkan dan mengembangkan kebudayaan wayang kulit jawa timuran dengan ilmu dan teknologi yang berkembang, tanpa melupakan aturannya, sehingga tercipta sesuatu yang baru dengan bentuk, arti, dan fungsi yang sama [8] .Penerapan konsep dan tema terlihat padaeksterior, interior, bentuk dan struktur yang diterapkan pada galeri kesenian wayang kulit jawa timur. Kata Kunci-Galeri, Kesenian, Kesinambungan, Wayang Kulit. I. PENDAHULUAN Kesenian adalah salah satu bentuk budaya ba kulit merupakan budaya asli bangsa Indonesia yang khususnya berkembang di Jawa. Kepopuleran kesenian wayang kulit saat ini semakin meredup seiring masuknya budaya yang berasal dari luar. Wayang kulit hanya dianggap sebagai sebuah sejarah kuno yang telah dimakan jaman. klaim dari negara tetangga mengenai wayang kulit memicu beberapa kalangan untuk meluruskan berita tersebut agar dapat menghidupkan, mengembangkan, danmelestarikan budaya kesenian wayang kulit kembali. Pada saat ini langkah yang sangat dibutuhkan adalah mengingatkan kembali masyarakat Indonesia mengenai warisan nenek moyang yang begitu membanggakan yang telah diakui oleh UNESCO sebagai world masterpiece of oral and intangible heritage of humanity sebagai hart yang harus dijaga, dilestarikan, dan dikembangkan. Tiga hal Budaya kesenian wayang kulit merupakan salah satu warisan nenek moyang bangsa Indonesia yang telah mendapat pengakuan secara internasional oleh UNESCO sebagai d Masterpiece of Oral and Intangible Heritage of Humanity Galeri Kesenian Wayang Kulit Jawa Timur merupakan objek rancang yang menghadirkan kembali budaya wayang kulit Jawa Timuran di tengah-tengah sarana edukasi dan rekreasi. Objek ini dikembangkan menggunakan tema "Kesinambungan" yang bermakna suatu media penyambung yang susah diputus. dinamis namun tetap tradisional agar masyarakat dapat lebih mudah mengenal serta melestarikan budaya ini [5]. Simbol gunungan merupakan ciri khas dari kesenian wayang kulit, menggunakan metode metafora dalam isu yang terdapat dalam objek rancangan [1]. Objek ini diharapkan dapat menghidupkan dan mengembangkan kebudayaan wayang kulit jawa timuran dengan ilmu dan teknologi yang berkembang, tanpa melupakan aturannya, sehingga tercipta sesuatu yang baru dengan bentuk, enerapan konsep dan tema terlihat padaeksterior, interior, bentuk dan struktur yang diterapkan Galeri, Kesenian, Kesinambungan, Wayang Kesenian adalah salah satu bentuk budaya bangsa. Wayang kulit merupakan budaya asli bangsa Indonesia yang khususnya berkembang di Jawa. Kepopuleran kesenian wayang kulit saat ini semakin meredup seiring masuknya budaya-budaya baru yang berasal dari luar. Wayang kulit hanya dianggap sebagai ejarah kuno yang telah dimakan jaman. Adanya isu klaim dari negara tetangga mengenai wayang kulit memicu beberapa kalangan untuk meluruskan berita tersebut agar dapat menghidupkan, mengembangkan, danmelestarikan saat ini langkah yang sangat dibutuhkan adalah mbali masyarakat Indonesia mengenai warisan nenek moyang yang begitu membanggakan yang telah world masterpiece of oral and sebagai harta karun bangsa yang harus dijaga, dilestarikan, dan dikembangkan. Tiga hal Gambar 1. Gunungan
fatcat:amhkxtww2vdw7lvbtgx3jdt3qe