Potensi Tanaman Indonesia sebagai Antidiabetes melalui Mekanisme Penghambatan Enzim α-glukosidase

Rinieta Sausan Margono, Sekolah Tinggi Teknologi Industri dan Farmasi Bogor, Triyani Sumiati
2019 Jurnal Farmamedika (Pharmamedica Journal)  
ABSTRAK Diabetes melitus adalah salah satu penyakit akibat gangguan metabolisme yang ditandai oleh keadaan hiperglikemia dan abnormalitas dalam metabolisme karbohidrat, lemak, dan protein. Salah satu cara untuk mengatasi hiperglikemia adalah dengan mengurangi jumlah glukosa yang dapat diserap tubuh dengan menekan proses pencernaan karbohidrat oleh inhibitor enzim α-glukosidase. Terapi antidiabetes dapat dilakukan dengan menggunakan obat sintetik maupun menggunakan tanaman. Popularitas dan
more » ... pularitas dan perkembangan obat tradisional tersebut semakin meningkat seiring dengan adanya kecendrungan masyarakat kembali ke alam. Indonesia merupakan negara yang kaya akan bahan-bahan alam hayati dan jenisnya sangat bervariasi terutama tumbuhan sehingga banyak peneliti yang tertarik untuk meneliti tumbuhan di negeri ini. Dalam tulisan ini dibahas mengenai mekanisme terapi antidiabetes melalui mekanisme α-glukosidase dan mengeksplorasi potensi tanaman di Indonesia sebagai antidiabetes. Kata Kunci: Diabetes melitus, enzim α-glukosidase, potensi, tanaman ABSTRACT Diabetes Mellitus is a disease caused by complications that are characterized by a state of hyperglycemia and abnormalities in migration, fat, and protein. One way to overcome hyperglycemia is to reduce the amount that the body can absorb by increasing the digestion process by the enzyme inhibitor α-glucosidase. Antidiabetic therapy can be done using synthetic drugs using herbs. Popular and growing traditional medicine is increasing along with the tendency of people to return to nature. Indonesia is a country that is rich in natural biological materials and very diverse types of plants so that many researchers are interested in researching plants in this country. In this paper discusses antidiabetic therapy through changes in α-glucosidase and discusses the potential of plants in Indonesia as antidiabetic.
doi:10.47219/ath.v4i2.84 fatcat:jygz5hih25fbflgq5fr7ye5uxy