PENGARUH EXERCISE RANGE OF MOTION (ROM) PADA PASIEN POST OPERASI FRAKTUR EKSTREMITAS TERHADAP INTENSITAS NYERI DI RSUD DR. SOEDARSO PONTIANAK

Baiturrahman .
2019 Tanjungpura Journal of Nursing Practice and Education  
Latar belakang : Nyeri post operasi fraktur adalah nyeri somatik dan terjadi deepsomatic pain yang berasal dari otot tulang, persendian, dan jaringan ikat lainnyayang terjadi karena penumpukan zat kimia. Nyeri post operasi fraktur dapatdikurangi dengan exercise range of motion (ROM). ROM dapat menurunkanintensitas nyeri karena memperlancar sirkulasi darah, dan memelihara mobilitaspersendian, mengurangi ketegangan, serta meningkatkan relaksasi.Tujuan : Mengetahui pengaruh exercise range of
more » ... cise range of motion (ROM) pada pasien postoperasi fraktur ekstremitas terhadap intensitas nyeri di RSUD DR. SoedarsoPontianak.Metode : Penelitian kuantitatif dengan desain quasy eksperiment, menggunakanmetode pendekatan pre and post test without control. Penelitian ini menggunakanconsecutive sampling dengan sampel 15 responden yang mengalami nyeri postoperasi fraktur ekstremitas. Instrumen yang digunakan skala pegukuran nyerinonverbal pain scale (NVPS) dan prosedur exercise range of motion (ROM).Setiap responden diberikan exercise range of motion (ROM).Hasil : Sebagian besar responden berusia dewasa awal dan akhir denganpresentase 26,7%. Perempuan merupakan jenis kelamin tertinggi 53,3%,Pendidikan terbanyak adalah SMA 46,7%, dan Suku terbanyak adalah Melayu46,7. Analisis bivariat intensitas nyeri sebelum dan sesudah intervensi didaptkannilai median (min-max) sebelum intervensi 5,00 (4-6) dan sesudah intervensi nilaimedian (min-max) 3,00 (2-5) dan nilai p = 0,000 (< 0,05).Kesimpulan : Ada pengaruh exercise range of motion (ROM) pada pasien postoperasi fraktur ekstremitas terhadap intensitas nyeri di RSUD DR. SoedarsoPontianak.Kata Kunci : Intensitas nyeri, Fraktur, Exercise Range Of Motion
doi:10.26418/tjnpe.v1i1.35016 fatcat:na5ejqfphrarpd7f2mmk4zrv4i