HUBUNGAN BEBAN KELUARGA DENGAN NIAT PEMASUNGAN PASIEN SKIZOFRENIA WILAYAH KERJA UPTD PUSKESMAS II DENPASAR TIMUR

Ni Putu Riski Damayanti, Ni Luh Putu Thrisna Dewi, Desak Made Ari Dwi Jayanti
2020 Bali Medika Jurnal  
Keluarga sebagai sistem pendukung utama sering mengalami beban yang tidak ringan dalam memberikan perawatan selama pasien di rumah, jika keluarga terbebani kemungkinan keluarga tidak mampu merawat pasien dengan baik sehingga keluarga mengambil keputusan untuk melakukan pemasungan. Pemasungan merupakan pelanggaran hak asasi manusia berat, karena dilakukan pada orang dengan disabilitas yang mengakibatkan tidak mampu mengakses layanan yang dapat mengurangi tingkat disabilitasnya. Tujuan dari
more » ... tian ini adalah untuk menganalisis hubungan beban keluarga dengan pemasungan pada pasien skizofrenia di Wilayah Kerja UPTD Puskesmas II Denpasar Timur. Penelitian ini menggunakan desain deskriptif korelasional dengan pendekatan cross sectional, dengan teknik sampling purposive sampling. Sampel penelitian ini adalah 95 keluarga pasien dengan skizofrenia. Pengumpulan data menggunakan kuesioner beban keluarga dan KKPD. Hasil penelitian menunjukkan beban keluarga merawat pasien skizofrenia sebagian besar dalam kategori tinggi yaitu sebanyak 46 orang (48,4%). Keinginan keluarga untuk melakukan pemasungan pada pasien skizofrenia sebagian besar dalam kategori tinggi yaitu sebanyak 42 orang (44,2%). Hasil uji Rank Spearman didapatkan p-value=0,000 <0,05 hasil ini menunjukkan ada hubungan bermakna beban keluarga dengan pemasungan pada pasien skizofrenia di Wilayah Kerja UPTD Puskesmas II Denpasar Timur. Di sarankan kepada Puskesmas II Denpasar Timur untuk meningkatkan frekuensi kegiatan penyuluhan untuk keluarga pasien yang memiliki keinginan tinggi untuk melakukan pemasungan guna mencegah tindakan pemasungan benar-benar dilakukan.
doi:10.36376/bmj.v7i1.91 fatcat:7ism4bnpqnaglpby5zcv2ms7lq