Analisis Margin Pemasaran Kue Telur Gabus pada KWT Melati di Desa Bungin Jaya Kecamatan Semendawai Timur Kabupaten OKU Timur

Dwi Mutiara
2020 Jurnal Bakti Agribisnis  
Tujuan dari penelitian ini adalah untuk: 1) mengetahui besar pendapatan usaha pengolahan kue telur gabus oleh KWT Melati di Desa Bungin Jaya Kecamatan Semendawai Timur Kabupaten OKU Timur, 2) mengetahui pola rantai pemasaran kue telur gabus oleh KWT Melati di Desa Bungin Jaya Kecamatan Semendawai Timur Kabupaten OKU Timur, 3) mengetahui keuntungan dan margin pemasaran kue telur gabus pada setiap saluran pemasaran oleh KWT Melati di Desa Bungin Jaya Kecamatan Semendawai Timur Kabupaten OKU
more » ... 4) mengetahui perbedaan nilai bagian yang diterima (farmer's share) KWT Melati karena perbedaan (panjang atau pendek) saluran pemasaran kue telur gabus di Desa Bungin Jaya Kecamatan Semendawai Timur Kabupaten OKU Timur. Hasil penelitian menunjukkan bahwa total biaya produksi usaha pengolahan kue telur gabus KWT Melati dalam satu kali proses adalah sebesar Rp 625.144, penerimaan sebesar Rp 736.900, pendapatan sebesar Rp 111.756. Nilai R/C rasio sebesar 1,18 menunjukan bahwa usaha pengolahan kue telur gabus menguntungkan. Terdapat tiga pola rantai pemasaran kue telur gabus yang melibatkan pedagang perantara dan pedagang pengecer . Keuntungan pemasaran pada saluran I adalah 100% dengan margin pemasaran sebesar Rp 0/Bks, keuntungan pemasaran saluran II sebesar 85,5 % dan 31,5% dengan margin pemasaran sebesar Rp 300/Bks, Rp 3.000/Bks dan Rp 3.000/Bks dan keuntungn pemasaran saluran III masingmasing 100%, 10% dan 11% dengan margin pemasaran masing–masing sebesar Rp 150/Bks, Rp 1.500/Bks dan Rp 1.000/Bks serta Rp 150/Bks, Rp 1.500/Bks dan Rp 4.000/Bks. Nilai farmer's share saluran pemasaran I adalah sebesar 100%, saluran pemasaran II rata-rata adalah sebesar 74%, dan saluran pemasaran III rata-rata adalah sebesar 65%. Saluran pemasaran I lebih efisien daripada saluran pemasaran II dan III.
doi:10.53488/jba.v6i01.83 fatcat:abxsgzsvj5h57fr2padfnotcra