Semirata 2013 FMIPA Unila |333 Konservasi Indigenous Species Ekosistem Hutan Rawa Gambut Riau

Prosiding Semirata, Fmipa Universitas Lampung
2013 unpublished
Abstrak. Eksosistem hutan rawa gambut Riau termasuk kawasan ekoregion tersisa di Sumatra sebagai prioritas ekosistem yang harus di lindungi. Terdapat tiga element penting dalam konservasi, yaitu peleatarian (save), penelitian (study), dan pemanfaatan (use). Kajian ini diawali sejak tahun 2005 hingga sekarang. Lokasi kajian di tiga blok ekosistem hutan gambut dengan berbagai kondisi tutupan dan penggunaannya, antara lain, hutan alam di Cagar Biosfer Giam Siak Kecil-Bukit Batu, hutan greenbelt di
more » ... hutan greenbelt di area hutan tanaman industri di blok Semenanjung Kampar dan hutan sekunder di blok Kerumutan. Metode penelitian menggunakan berbagai pendekatan, termasuk penjelajahan (reconnaissance), membuat garis transek dan pembuatan plot dengan metoda Nest-Quadrat, wawancara kepada masyarakat, dan metode restorasi untuk mengembalikan jenis-jenis pohon asli yang mempunyai nilai konservasi tinggi, jenis pohon dengan kemampuan regenerasi alami yang rendah, jenis-jenis pohon penyusun utama hutan rawa gambut serta bermanfaat ekonomi pada masyarakat. Berdasarkan jenis-jenis pohon dominan, diklasifikasikan menjadi empat tipe hutan rawa gambut yaitu hutan rawa gambut campuran (mixed peat swamp forest), hutan paya meranti (meranti paya forest), hutan padang suntai (padang suntai forest) dan hutan bintangur (bintangur/pole forest). Jenis-jenis pohon dengan nilai konservasi tinggi, seperti; Gonystylus bancanus, Shorea uliginosa, Shorea teysmaniana, Vatica pauciflora Blume dan Madhuca motleyana. Pengembalian (restorasi) indigenous species seperti Dyera lowii, Tetramerista glabra, Palaquium sumtranum, Palaquium burckii, Cratoxylon arborescens, dan Callophllum lowii. dengan mengkombinasikan tujuan ekonomi dan konservasi. Melalui metode regenerasi alami, beberapa indigenous species dapat bertahan, seperti jenis Callophyllum lowii, Palaquium sumatranum, Gluta aptera dan Shorea uliginosa, dan sebagian besar indigenous secondary species mampu beregenerasi dengan baik di berbagai kondisi kerusakan ekosistem hutan rawa gambut.
fatcat:weoijtfmybf7naw6ydea2q5muu