LEDAKAN BOM BUNUH DIRI TERJADI DI TIGA GEREJA DI SURABAYA DITINJAU DARI SUDUT PANDANG HATI NURANI SESAT [post]

Magdalena Delfia Putri Nenzya
2018 unpublished
Ledakan Bom Bunuh Diri Di Tiga Gereja Di Surabaya Magdalena Delfia Putri Nenzya Program studi manajemen Universitas Katolik Widya Mandala Madiun ABSTRAK Terorisme belakangan ini menjadi sorotan di mata dunia. Di Indonesia menjadi salah satu negara yang sasaran dan kejahatan manusia. Kejadian "Bom Bunuh Diri Di Tiga Gereja Di Surabaya" menjadi trending topik topik dunia karena ledakan bom dalam sehari menuju ke beberapa tempat di tempat ibadah. "Bom Bunuh Diri Di Tiga Gereja Di Surabaya". Banyak
more » ... menewaskan dan melukai beberapa umat beragama yang sedang melangsungkan ibadah di tiga gereja yaitu Gereja Katolik Tidak Bercela di Jalan Ngagel Madya Utara Surabaya, di Gereja Pantekosta di jalan Arjuno Surabaya dan, di Gereja GKI di jalan Diponegoro Surabaya. pelaku mengalami kesesatan yang yang harus diketahui oleh seorang pribadi, dia membiarkan hati nuraninya yang baik menjadi jahat. di Negara Indonesia dalam perspektif hak asasi manusia serta mengetahui dalam kebijakan yang seharusnya di atur oleh rancangan undang undang tersebut guna dapat melindungi HAM di Negara Indonesia. Dan dapat mengetahui tindakan manusia, etika sesorang dalam melakukan segala sesuatu,hukum yang harus di terima oleh terorisme yang sudah bertindak keji di negeri ini. St Thomas mengatakan bila kesesatan hati nurani invincible( tak bisa ditundukkan/ tak bisa diatasi ) dan inculpable(tidak bisa dipersalahkan / tidak bisa dihukum )Kata kunci :terorisme, bom bunuh diri, hati nurani sesat.
doi:10.31227/osf.io/2b63t fatcat:vskbmgsfsjdozpwgg432yxwdyq