PERBEDAAN MODEL PEMBELAJARAN DI (DIRECT INSTRUCTION) MELALUI METODE MIND MAPPING DAN METODE KONVENSIONAL TERHADAP KEMAMPUAN BERPIKIR KREATIF DAN PRESTASI BELAJAR FIFIKA SISWA SMP WAHID HASYIM MALANG

Ika Ananda Pujiasih, Sudi Dul Aji, Choirul Huda
2013 Erudio  
ABSTRAK. Tujuan penelitian ini adalah 1) mengetahui perbedaan kemampuan berpikir kreatif siswa yang belajar menggunakan model pembelajaran DI (Direct Instruction) dengan metode mind mapping dan model pembelajaran DI dengan metode konvensional, 2) mengetahui perbedaan prestasi belajar siswa yang belajar menggunakan model pembelajaran DI (Direct Instruction) dengan metode mind mapping dan model pembelajaran DI dengan metode konvensional, 3) mengetahui adanya hubungan kemampuan berpikir kreatif
more » ... berpikir kreatif dan prestasi siswa yang belajar menggunakan model pembelajaran DI (Direct Instruction) dengan metode mind mapping dan model pembelajaran DI dengan metode konvensional. Hasil penelitian ini menghasilkan temuan sebagai berikut. 1) Diperoleh nilai t hitung = 6,89 menggunakan taraf signifikansi 0,05 t tabel = 2,00 sehingga t hitung > t tabel hal tersebut menunjukkan ada perbedaan kemampuan berpikir kreatif siswa yang belajar menggunakan model pembelajaran DI dengan metode mind mapping dan siswa yang belajar menggunakan model pembelajaran DI dengan metode konvensional ; 2) Diperoleh nilai t hitung = 8,58 menggunakan taraf signifikansi 0,05 t tabel = 2,00 sehingga t hitung > t tabel hal tersebut menunjukkan ada perbedaan ada perbedaan prestasi siswa yang belajar menggunakan model pembelajaran DI dengan metode mind mapping dan siswa yang belajar menggunakan model pembelajaran DI dengan metode konvensional, 3) Diperoleh nilai r = 0,562 dan nilai sig = 0,000 menggunakan pembanding taraf signifikansi 0,05 sehingga sig (0,000) < α (0,05) hal tersebut menunjukkan ada hubungan antara kemampuan berpikir kreatif dan prestasi siswa yang belajar menggunakan model pembelajaran DI dengan metode mind mapping dan siswa yang belajar menggunakan model pemebelajaran DI dengan metode konvensional. Kata kunci : metode mind mapping, kemampuan berpikir kreatif, dan prestasi belajar fisika Pendahuluan Mengembangkan kemampuan berpikir kreatif di kalangan peserta didik merupakan hal yang penting dalam era persaingan global, karena tingkat komplesitas permasalahan dalam segala aspek kehidupan modern saat ini semakin tinggi. Seiring dengan dihilangkannya model-model lama, para guru mulai menyusun model-model kerja sama yang kreatif dan inovatif [1]. Model pembelajaran DI (Direct Instruction) mampu membantu siswa dalam mempelajari keterampilan dasar dan memperoleh informasi yang dapat diajarkan tahap demi tahap. Melalui metode mind mapping diharapkan mampu mendorong kreativitas dan juga melatih siswa untuk dapat berpikir kreatif. Disamping itu, metode mind mapping dapat meningkatkan daya ingat hingga 78% [2]. Prestasi belajar siswa akan optimal jika kemampuan berpikir kreatif siswa baik. Sebaliknya, prestasi belajar siswa akan optimal jika kemampuan berpikir kreatif siswa rendah [3]. Dalam penelitian ini akan dikaji tentang :
doi:10.18551/erudio.1-2.6 fatcat:7gm2awv5pve2xjpygr6mijqsmy