PEMBERDAYAAN SDM DALAM PENGARUSUTAMAAN GENDER

Tuti Mardiana, Khairani, Seno Andri
unpublished
Empowerment of Human Resources in Gender Mainstreaming. This study aims to analyze the implementation of immunization and factors affecting the empowerment of human resources in gender mainstreaming in the Office of Women's Empowerment and Child Protection. The research informants were Head of Department, Head of Division and Head of Women Empowerment. Data collection techniques in this study using questionnaires, interviews, and observations. Data analysis in this research using interactive
more » ... sing interactive model analysis include data reduction phase, data presentation and data verification to draw conclusion. The results show that all activities planned in the Strategic Plan of the Office of Women's Empowerment and Child Protection are mostly implemented. In addition, some women empowerment programs have been successfully implemented, just not succeeded in realizing gender equality. While the inhibiting factor of the implementation of human resource empowerment program in mainstreaming gender is the minimum budget allocated. Abstrak: Pemberdayaan Sumber Daya Manusia dalam Pengarusutamaan Gender. Pene-litian ini bertujuan untuk menganalisa imlementasi dan faktor-faktor yang mempengaruhi pem-berdayaan sumber daya manusia dalam pengarusutamaan gender di Dinas Pemberdayaan Perem-puan dan Perlindungan Anak. Informan penelitian adalah Kepala Dinas, Kepala Bidang dan Kasi pemberdayaan perempuan. Teknik pengumpulan data dalam penelitian ini mengunakan angket, wawancara, dan observasi. Analisis data dalam penelitian ini mengunakan interactive model analysis meliputi tahap reduksi data, penyajian data dan verifikasi data untuk menarik kesimpu-lan. Hasil penelitian menunjukkan bahwa seluruh kegiatan yang direncanakan dalam Rencana Strategis Dinas Pemberdayaan Perempuan dan Perlindungan Anak sebagian besar telah terlak-sana. Selain itu, sebagian program pemberdayaan perempuan telah berhasil di implementasi-kan, hanya saja belum berhasil mewujudkan kesetaraan gender. Sedangkan faktor penghambat implementasi program pemberdayaan SDM dalam pengarusutamaan gender adalah minimnya anggaran yang dialokasikan. Kata kunci: implementasi, pemberdayaan perempuan, pengarusutamaan gender PENDAHULUAN Diskriminasi gender pada saat sekarang ini masih berlangsung diberbagai aspek ke-hidupan di seluruh dunia, walaupun ditemu-kan banyak sekali kemajuan dalam kesetara-an gender pada beberapa dekade terakhir ini. Kesenjangan gender terjadi begitu luas dalam hal akses terhadap kendali atas sumber daya, dalam kesempatan ekonomi, kekuasaan, dan hak bersuara politik. Meskipun perempuan dan anak perempuan menjadi pemikul lang-sung beban terberat dari ketidaksetaraan ini, beban tersebut akan diderita juga oleh ma-syarakat, dan pada akhirnya akan merugikan setiap orang. Telah banyak berbagai upaya dilakukan untuk mendorong terwujudkan ke-setaraan dan keadilan gender, namun upaya itu masih jauh dari harapan. Beberapa program dan kegiatan yang dilakukan belum sig-nifikan menjawab permasalahan kesenjangan gender yang ada. Pemerintah sendiri, selaku pemegang kekuasaan sudah mengeluarkan berbagai kebijakan untuk menjawab berbagai tantangan terkait dengan permasalahan pen-garusutamaan gender yang ada di negara ini. Kebijakan pengarusutamaan gender telah dirumuskan tahun 2000 yang dituang-kan dalam Instruksi Presiden Nomor 9 Tahun 364
fatcat:2zfntvq2fbh7rpt7f3se4xhmzu