NILAI.NILAI KRISTIANI DALAM KEPEMIMPINAN PELAYAN

Maria Marianti
unpublished
Seryant-leadership is one of the frontier leadership theories. Love is the basic characteristic of Servant Leadership, ending with Service, which r's fhe main motivation of a Servant Leader. Values that embedded rn Seruanf Leadership are Cristian Values. Pendahuluan seorang pemimpin adalah seseorang yang memiliki ciri-ciri penting dalam kepemimpinan seperti: memiliki banyak ide/gagasan, mempunyai visi, memiliki nilai-nilai yang baik, mampu mempengaruhi, menggerakkan, serta memotivasi orang
more » ... motivasi orang lain, dan mampu membuat keputusan-keputusan yang penting. Sebaliknya seorang manajer menggerakkan orang untuk bekerja, dan bertanggung-jawab atas hasilnya. Pemimpin biasanya menggunakan cara-cara atau gaya tertentu dalam memimpin dan memotivasi bawahannya, yang biasanya dikenal dengan istilah Kepemimpinan (Leadership). Menurut George and Jones (George and Jones, 2005): "Kepemimpinan adalah pengaruh yang dijalankan oleh seorang anggota kelompok atau organisasi atas anggota lainnya untuk membantu kelompok atau organisasi tersebut mencapai tujuannya. Keberhasilan seorang pemimpin adalah sejauh mana seorang pemimpin secara aktual membantu suatu kelompok atau organisasi mencapai tujuannya". Kepemimpinan Pelayan (Servant Leadershrp) adalah salah satu teori Kepemimpinan yang sedang berkembang saat ini. Karakteristik Kepemimpinan Pelayan meliputi unsur-unsur sifat maupun perilaku pemimpin tersebut. Penelitian mengenai Kepemimpinan Pelayan terus bermuncutan, dan teori ini semakin banyak dan semakin luas digunakan' Pemimpin Pelayan (Seruant Leader) telah menjadi istilah yang populer dalam dunia biinis pada era milenium baru. Oleh sebab itulah penulis tertarik untuk membahas lebih mendalam tentang teori ini. Berkembangnya Kepemimpinan Pelayan terjadi karena adanya perubahan paradigma di dalam teori kepemimpinan. Menurut sumber yang didapat penuiis dari Internet (http://id.wikipedia.org/wiki/Paradigma), istitan Paradigma mempunyai pengertian sebagai berikut: "paridigma dalam disiplin intelektual adalah cara pandang seseorang terhadap diri dan lingkungannya yang akan mempengaruhinya dalam berpikir (kognitif), bersikap (afektif), dan bertingkah laku (konatif)" (Vardiansyah, 2008).
fatcat:yqqevaff5bahpnsnpappkj5avu