A COMPARISON BETWEEN PERTURB AND OBSERVE AND MODIFIED PERTURB AND OBSERVE MPPT TECHNIQUES

2017 International Journal of Advance Engineering and Research Development  
Abstrak -Energi yang dihasilkan oleh sel surya sangat bervariasi dan sangat bergantung pada kondisi cuaca. Untuk mengoptimasinya, digunakan Maximum Power Point Tracker. Penelitian ini mengimplementasikan algoritma Perturb and Observe pada Maximum Power Point Tracker (MPPT) sebagai kontroler untuk pembangkitan energi surya. Sistem dibangun menggunakan Arduino Uno R3 untuk mengekstraksi daya maksimum panel surya. Microcontroller ini mengontrol DC buck converter dan digunakan untuk charging
more » ... tuk charging baterai 6 Volt. Metode ini beroperasi dengan memberi perturbing tegangan atau arus terminal array dan membandingkan daya yang dihasilkan dengan output panel surya. Diperlukan perturbing yang sesuai untuk mendapatkan nilai optimasi yang tepat. Validasi dari panel surya menggunakan metode yang diusulkan pada MPPT-nya memberikan performansi yang lebih baik dibuktikan pada nilai daya dan tegangannya. Menggunakan parameter perturbation 0.1, MPPT mampu mengoptimasi daya output panel surya sebesar 24.49 W dengan beban 5 Ω dan nilai irradiasi 523 W/m 2 dibandingkan dengan metode konvensional dengan beban sama dan nilai irradiasi sebesar 537 W/m 2 yang menghasilkan daya keluaran 15.37 W. Kata kunci -sel surya, MPPT, Perturb and Observe, optimasi Abstract -Photovoltaic systems produce very intermittent energy and highly dependent on the wheather conditions. To optimize the power of solar cell, Maximum Power Point (MPP) is usually used. This project presented implementation of Perturb and Observe algorithm for Maximum Power Point Tracker (MPPT) as controller for solar power generator. Constructed system harnessed Arduino Uno R3 to extract maximum power of solar cell. Microcontroller controlled DC buck converter for storing the energy using 6 Volt battery. This method provided perturbing (increase or decrease), voltage or current of terminal array, and compared power produced with solar cell output power. Appropriate perturbing is necessary to receive the most optimal power. Validity of the photovoltaic module with P & O method allowed better performance of MPPT due to variation of both power and voltage. Using perturbation parameter 0.1 V for proposed method in the MPPT, solar panel was able to optimize power output up to 24.49 W using load 5 Ω in 523 W/m 2 irradiance level compared with conventional method using identical load and irradiance level 527 W/m2 providing power output 15.37 W. Keywords -solar cell; MPPT; Perturb and Observe; optimize I. PENDAHULUAN Sistem photovoltaic yang menggunakan energi surya menawarkan sumber energi yang ramah lingkungan. Kunci dasar solar cell adalah nilai efisiensi konversi energinya yang merupakan kemampuan converter-nya untuk mengekstraksi energi dan mendistribusikannya kepada beban. Peningkatan nilai efisiensi ini akan mempengaruhi daya yang dibangkitkan oleh sistem dimana daya akan naik. Hal ini mempunyai efek pada biaya yang harus
doi:10.21090/ijaerd.30802 fatcat:3wl24hsz6rbxtdsadvzt4555gu