SIMULACRA YOGYAKARTA DENGAN DRONE PHOTOGRAPHY

Kevin Andrian, Arti Wulandari, Oscar Samaratungga, Dosen, Di Program, Studi Fotografi, Jurusan Fotografi, Fakultas Seni, Media Rekam, Isi Yogyakarta, Dosen Di Program, Studi Fotografi (+4 others)
2017 unpublished
Abstrak Yogyakarta merupakan tempat yang pantas dan prayoga menjadi suri keindahan alam semesta. Tentu hal ini berkaitan dengan keistimewaan yang dimilikinya, baik yang tampak secara fisik maupun tidak. Namun demikian, seiring dengan berjalannya waktu keistimewaan tersebut kian pudar. Hal tersebut menimbulkan gejolak dalam diri dan ingin menyampaikannya melalui medium fotografi sebagai bentuk ungkapan ekspresi. Untuk itu diperlukan suatu cara yang berbeda karena Yogyakarta sudah terlalu sering
more » ... dah terlalu sering diangkat sebagai objek fotografi. Drone photography dan simulacra merupakan kombinasi yang sesuai karena memiliki kekuatan menggoda siapapun untuk melihatnya. Drone photography memberikan ruang eksplorasi yang luas, sementara simulacra yang berarti replika dari realitas memberikan ruang eksperimentasi yang tidak terbatas. Keleluasaan penempatan kamera merupakan kekuatan utama dalam drone photography, namun demikian banyak pula kendala yang muncul. Hal tersebut menjadi tantangan dalam penciptaan karya dengan judul "Simulacra Yogyakarta dengan Drone Photography". Eksperimentasi yang dilakukan tidak terbatas pada hadirnya sebuah karya namun juga bagaimana sebuah karya disajikan untuk memberikan pengalaman yang lebih bagi penikmatnya. Menampilkan Yogyakarta dalam bentuk simulacra tidak hanya sekadar untuk menggoda, namun juga untuk memberikan cara yang berbeda untuk menikmati keistimewaan dan memahami permasalahan yang ada di Yogyakarta. Abstract Simulacra of Yogyakarta with Drone Photography.Yogyakarta is the proper place that deserves to be the the example of beauty the universe. This may be related to the privilege owned by Yogyakarta, whether it appears physically or not. However, over time the privilege has started to fade. It creates an inner turmoil and it urges to convey it through the medium of photography as a form of expression. To do that may need a whole new different way because Yogyakarta has been too often appointed as a photographic object. Drone photography and simulacra are such an appropriate combination because both have the tempting power for anyone to see it. Drone photography provides a vast exploration space, while simulacra which means a replica of reality provides an unlimited space of experimentation. The flexibility of camera's placement is a major power in drone photography, but there are still many obstacles arising. It becomes a challenge in the creation of the photographic work entitled "Simulacra of Yogyakarta with Drone Photography". The experimentation is not limited to the presence of a work but also how a piece of work is presented to provide more experience for the audience. Featuring Yogyakarta in the form of simulacra does not only to tease but also to give a different way to enjoy its privilege and understand the problems existing in Yogyakarta.
fatcat:lzoxp2zzxjbxneet7whk4kr53m