Implementasi Sensor Fotodioda sebagai Pendeteksi Serapan Sinar Infra Merah pada Kaca

Nurmalia Nasution, Amir Supriyanto, Dan Sri, Wahyu Suciyati
2015 JURNAL Teori dan Aplikasi Fisika   unpublished
Photodiode sensor has been implemented in the research as one type of light sensor to detect the amount of infrared ray absorbed by glass. The glass used is a clear glass and transparent glass colored (black, green, and blue) with a thickness of 2 mm-8 mm.This system consisted of a photodiode sensor, infrared LED, glass, power supply circuit, a minimum system of ATMega8535 microcontroller, IC324 amplifier circuit and Bascom AVR software. Glass sample was placed between the sensor and LED
more » ... d photodiode opposite. This system works from the sensor output voltage which becomes the input to A.0 microcontroller and converted into digital signals by ADC. Result of research showed that photodiode sensor has a good response to detect the intensity of infrared LED, thus from the intensity the absorption value on glass would be obtained. The highest absorption rate was obtained on 8 mm green glass (20,848%) and the lowest on 2 mm clear glass (0,029%). The thicker and darker the glass used the more infrared rays were absorbed, vice versa increasingly thin and light glass that is used less and less infrared light is absorbed. Abstrak. Telah diimplementasikan dalam penelitian sensor fotodioda sebagai salah satu jenis sensor cahaya sebagai pendeteksi sinar infra merah yang diserap oleh kaca. Kaca yang digunakan adalah kaca bening dan kaca transparan berwarna (hitam, hijau, dan biru) dengan tebal 2 mm-8 mm. Sistem ini terdiri atas sensor fotodioda, LED infra merah, kaca, rangkaian catu daya, sistem minimum mikrokontroler ATMega8535, rangkaian penguat IC324, dan software Bascom AVR. Kaca sampel diletakkan di antara sensor fotodioda dan LED infra merah yang berhadapan. Sistem ini bekerja dari tegangan keluaran sensor yang menjadi masukan pada port A.0 mikrokontroler dan diubah menjadi sinyal digital oleh ADC. Hasil penelitian menunjukkan sensor fotodioda memiliki respon baik untuk mendeteksi intensitas dari LED infra merah, sehingga dari intensitas tersebut akan diperoleh nilai serapan pada kaca. Serapan terbanyak pada kaca hijau 8 mm (20,848%) dan terkecil pada kaca bening 2 mm (0,029 %). Semakin tebal dan gelap kaca yang digunakan semakin banyak sinar infra merah yang diserap, begitu juga sebaliknya semakin tipis dan terang kaca yang digunakan semakin sedikit sinar infra merah yang diserap. Kata kunci: sensor fotodioda, LED infra merah, serapan, kaca. PENDAHULUAN Kaca merupakan salah satu produk industri kimia yang banyak digunakan dalam kehidupan sehari-hari, berupa material bening yang dihasilkan dari campuran bahan silika. Pada zaman modernisasi ini, kaca juga digunakan pada bangunan-bangunan sebagai interior maupun eksterior untuk memberikan kesan indah, mewah, modern, dan bersih.
fatcat:qfr6p6mh4fhuvlpeajinolqmyq