THE EFFECT OF HEALTH INSURANCE ON ASTHMA CONTROL IN RESPONDENTS WITH ASTHMA IN YOGYAKARTA, INDONESIA
PENGARUH ASURANSI KESEHATAN TERHADAP PENGENDALIAN ASMA PADA RESPONDEN ASMA DI YOGYAKARTA, INDONESIA

Rita Suhadi, Fenty Fenty, Dita Maria Virginia, Christianus Heru Setiawan
2018 Jurnal Farmasi Sains dan Komunitas  
Asthma is a chronic disease with recurrent breath shortness. Until now, there is no particular therapy to cure the disease and long-term treatment is needed to control the disease. Health insurance has the benefit to support the asthma therapy. This study aimed to assess the effect of health insurance on the asthma control based on Asthma Control Test (ACT) score. The study was done with a cross-sectional design on respondents with asthma who agreed to sign informed consent forms in Yogyakarta.
more » ... orms in Yogyakarta. The asthma respondents (n=36) were selected non-randomly, consisting of 23 respondents with health insurance, including universal health coverage or UHC (n=15), UHC and private insurance (n=7), and private insurance only (n=1). The ratio and categorical data were analyzed with the independent T-test or Mann-Whitney test and chi-square statistics, respectively. The study demonstrated that the profiles and number of medicines were similar between groups, except for lower smoking proportion among health insurance groups; the respondents with and without health insurance had the median ACT score at 22 (partial control) and 15 (bad control) respectively, though the scores were not statistically different. Conclusion: the asthma respondents with and without health insurance were not statistically different in the asthma control. ABSTRAK Asma merupakan penyakit kronis dengan gejala serangan sesak nafas berulang yang belum ada penyembuhannya, dengan demikian diperlukan penatalaksanaan terapi jangka panjang yang efektif dan aman. Asuransi kesehatan bermanfaat mendukung terapi pasien asma. Penelitian ini dilakukan dengan tujuan mengevaluasi pengaruh asuransi kesehatan terhadap pengendalian asma berdasarkan skor Asthma Contol Test (ACT). Penelitian observasional ini dilaksanakan dengan rancangan potong lintang pada responden di Provinsi Yogyakarta yang pernah atau sedang mengalami asma serta bersedia mengisi informed consent. Responden dipilih menggunakan metode sampling nonrandom. Dari 36 responden asma, sebanyak 23 responden memiliki asuransi kesehatan yang meliputi JKN-BPJS (n=15), JKN-BPJS dan asuransi swasta (n=7), dan hanya asuransi swasta (n=1). Data rasio dianalisis dengan uji-T atau Mann Whitney, sedangkan data kategorikal dianalisis menggunakan uji chi-square. Hasil penelitian menunjukkan karakteristik responden dan jumlah obat asma responden tidak berbeda kecuali faktor merokok dengan proporsi yang lebih sedikit secara bermakna pada responden yang memiliki asuransi kesehatan. Responden dengan asuransi kesehatan memiliki median skor-asma ACT 22 (terkendali sebagian) dibandingkan tanpa asuransi dengan skor ACT 15 (pengendalian yang buruk) meskipun secara statistik berbeda tidak bermakna. Kesimpulan: responden dengan dan tanpa asuransi kesehatan memiliki pengendalian asma yang berbeda tidak bermakna secara statistik.
doi:10.24071/jpsc.1521176 fatcat:zkgbdbcmljf2fkkixoio7vcwdi