IDENTIFIKASI MOLEKULER BAKTERI PENGHASIL ENZIM L-ASPARAGINASE DARI ALGA COKLAT SARGASSUM sp

Mashuri Masri, Dosen, Jurusan Biologi, Fakultas Sains, Teknologi Uin, Alauddin Makassar
unpublished
Molecular Identification of bacterial L-asparaginase activity from Sargassum sp were isolated from Barrang Lompo Island South Sulawesi in 2013. Among them three bacterial strains exhibiting glutaminase free L-asparaginase activity were identified as Pseudomonas putida, Enterobacter asburine dan Marinobacter arcticus on the basis of 16S rRNA gene sequencing. The Highest Max Score 1358 and Query Cover 98 % were Pseudomonas putida furthermore identified as bacterial L-asparaginase activity from
more » ... gassum sp. Pseudomonas putida has Identities 756/765 (99%) with 778 bp Query length, Query cover 98% and Gaps 5/765 (0%). A. Latar Belakang nteraksi metabolit sekunder yang dihasilkan oleh biota laut dengan bakteri yang berasosiasi menyebabkan kemungkinan bakteri terinduksi untuk menghasilkan suatu metabolit bioaktif yang spesifik. Menurut Nofiani (2008), bakteri tersebut memiliki kemampuan yang hampir sama dengan inangnya untuk menghasilkan senyawa bioaktif. Makroalga merupakan salah satu organisme laut yang berperan dalam siklus rantai makanan sebagai produsen primer. Untuk mempertahankan diri dalam habitatnya, alga memproduksi berbagai senyawa yang terdiri dari senyawa primer yang bersifat esensial bagi proses metabolisme sel dan senyawa sekunder yang tidak esensial bagi pertumbuhan organisme dan ditemukan dalam bentuk yang unik (Deval dkk., 2001). Metabolit sekunder berperan sebagai alat pertahanan inang (host) terhadap patogen, parasit, predator, kompetitor dan epibiota dan produksinya sangat tergantung pada kondisi bio-geografi. Sifat metabolit sekunder sebagai alat pertahanan diri organisme laut ternyata I
fatcat:qshb3w4honfrzmnohbfuw3gqla