Faktor Exacta 7(2): 154-164, 2014 DETEKSI CACAT UBIN KERAMIK DENGAN METODE JARINGAN SARAF TIRUAN DAN ALGORITMA BACKPROPAGATION

Dian Nazelliana, Kata Kunci, Jaringan, Saraf Tiruan, Algoritma Backpropagation, Ubin Keramik, Pengolahan Citra
unpublished
Abstrak. Penggunaan bahan baku yang berbeda dan proses yang panjang dalam produksi ubin keramik mengakibatkan beberapa ubin keramik mengalami cacat pada permukaan ubin keramik tersebut. Pendeteksian cacat pada ubin keramik dari proses produksi yang masih dilakukan secara manual menggunakan penglihatan manusia akan mempengaruhi keakuratan pendektetesian cacat pada ubin keramik tersebut. Dengan menerapkan Jaringan Saraf Tiruan dan algoritma Backpropagation yang di aplikasikan pada Software Matlab
more » ... ada Software Matlab sebagai aplikasi pengolahan citra diharapkan dapat digunakan untuk mengidentifikasi cacat pada ubin keramik tersebut. Proses yang dilakukan adalah dengan mengambil citra ubin keramik dan cita tersebut akan di proses untuk mengetahui apakah ubin keramik tersebut cacat atau tidak. Penelitian ini dapat dijadikan model untuk mendeteksi cacat pada ubin keramik. Abstract. The use of different raw materials and long process resulted in the production of ceramic tiles ceramic tiles experiencing some defects on the surface of the ceramic tile. Detection of defects in ceramic tile production process which is still done manually using human vision will affect the accuracy of pendektetesian defects in the ceramic tile.By applying Artificial Neural Networks and Backpropagation algorithm is applied in the Software Matlab as image processing applications are expected to be used to identify defects in the ceramic tile. The process is done by taking the image of ceramic tiles and these ideals will be in the process to determine whether the ceramic tiles disability or not. PENDAHULUAN Pada saat ini hampir semua perusahaan yang bergerak di bidang industri dihadapkan pada suatu masalah yaitu adanya tingkat persaingan yang semakin kompetitif. Hal ini mengharuskan perusahaan untuk merencanakan atau menentukan jumlah produksi yang berkualitas, agar dapat memenuhi permintaan pasar dengan tepat dan kualitas yang sesuai sehingga diharapkan keuntungan perusahaan akan meningkat. Pada dasarnya penentuan kualitas produksi ini direncanakan untuk memenuhi tingkat produksi guna memenuhi tingkat kualitas penjualan yang direncanakan atau tingkat permintaan kualitas pasar. Kebutuhan perusahaan industri manufaktur yang tinggi untuk menjaga kualitas produk yang lengkap memerlukan kontrol selama produksi dan pada akhir proses. kontrol produk oleh manusia secara inspeksi visual maka kontrol produk tidak sepenuhnya dapat diandalkan dan tidak menjamin kualitas dari total kontrol. Pengklasifikasian kualitas
fatcat:rrvqiqezozbmlihy4tr2dkinwm