ANALISIS SIFAT FISIKA TANAH AKIBAT LINTASAN DAN BAJAK TRAKTOR RODA EMPAT Analysis of Soil Physical to Flash and Plow of Four Wheeled Tractor

Budi Al-Hadi, Yuswar Yunus, Dan Idkham, Alumni Program, Studimagister Konservasi, Sumberdaya Lahan, Pascasarjana Unsyiah, 2&3, Pertanian Fakultas, Jl Unsyiah, Tgk, Hasan Krueng
2012 Jurnal Manajemen Sumberdaya Lahan   unpublished
Soil tillageis veryimportant incontrollingsoilcompactionasa decisiveaction of sustainable farmingondry land. Hence, it was needed to do a research in trail and performance of a four-wheeledtractor on physicalandmechanical characteristics ofdry land soil. The objectives of this experimentwere to study the changes ofphysical andmechanicalcharacteristics ofsoil due touses of a tractor with and without a plow on a tractor trail test and to reckon tractor performances on tillage preparation. The
more » ... ywas conductedfrom June toAugust 2011, using a Split Plot Designwith a factorialpattern, consisting oftwofactors. Factorsstudied were(1) trail, consisting of no trail, 1xtrail, and3xtrails(2) plow,consisting of withoutplowand with plow. Therefore, there were sixcombinations, andeach treatment was repeated 3times, so thatthere were 18experimentalunits. Results showedthat trail and plow exerted a significant interaction on soilwater contentwiththe highest valueinthe combination of no trail with plow (20,33%), exerted a highly significant interaction onplasticity with the highest valuefound in a combination of 3 trails with plow(32,33%), while exerted no significant interaction on the other variables.Plow exerted highly significant effects on permeability, bulk, water content, porosityandsoilplasticity. Trail exerted highly significant effects on permeability, bulk, andporosity, but exerted no significant effect on water contentandplasticity. Abstrak: Pengolahan tanah sangat penting dalam pengendalian pemadatan tanah sebagai tindakan yang menentukan kelanjutan usaha tani pada lahan kering. Tujuan penelitian ini adalah untuk mengetahui perubahan sifat fisika dan mekanika tanah akibat penggunaan traktor dengan menggunakan bajak dan tanpa bajak pada uji lintasan traktor serta mengetahui performansi traktor pada pengolahan tanah. Untuk itu perlu dilakukan penelitian lebih lanjut tentang uji lintasan dan performansi traktor roda empat terhadap analisis sifat fisika dan mekanika tanah pada lahan kering. Penelitian ini dilaksanakan Juni sampai Agustus 2011, dengan menggunakan metode Rancangan Petak Terbagi (RPB) pola faktorial yang terdiri dari 2 faktor. Faktor yang diteliti adalah dan bajak. Dengan demikian diperoleh 6 kombinasi perlakuan, dan setiap perlakuan dilakukan 3 kali ulangan, sehingga terdapat 18 satuan unit percobaan. Dari hasil penelitian menunjukkan bahwa, pengaruh lintasan dan bajak secara interaksi berpengaruh nyata terhadap kadar air tanah dengan nilai tertinggi terdapat pada perlakuan tanpa dilintasi dengan bajak (20,33 %), berpengaruh sangat nyata terhadap plastisitas dimana nilai tertinggi terdapat pada perlakuan 3 kali lintasan dengan bajak (32,33 %). Faktor bajak berpengaruh sangat nyata terhadap permeabilitas, bobot isi, kadar air, porositas dan plastisitas tanah. Faktor lintasan hanya berpengaruh sangat nyata terhadap permeabilitas, bobot isi, dan porositas, sedangkan kadar air dan plastisitas tidak berpengaruh nyata. Kata kunci: traktor, lintasan, bajak, fisika tanah PENDAHULUAN Pertanian di Indonesia merupakan prioritas utama dalam pelaksanaan pembangunan, karena sebagian besar penduduknya hidup dari sektor pertanian. Beberapa usaha yang telah ditempuh pemerintah dalam meningkatkan produksi pertanian adalah dengan usaha intensifikasi dan ekstensifikasi. Intensifikasi adalah usaha untuk meningkatkan kemampuan lahan dengan menerapkan teknologi "Panca Usaha Tani" yang meliputi pemakaian bibit unggul, pengairan yang teratur, perbaikan kultur teknis, pemupukan dan pemberantasan hama serta penyakit tanaman, sedangkan ekstensifikasi adalah usaha yang dilakukan untuk mengolah atau memperluas lahan-lahan yang terbengkalai dan membuka lahan baru. Pengolahan tanah merupakan kegiatan yang paling banyak memerlukan energi, sehingga
fatcat:rlj6b3aiejcr5js7bycaf4opdy